Soal TMII, Pengelolaan Aset Negara Harus Transparan

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Jum'at 23 April 2021 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 470 2399729 soal-tmii-pengelolaan-aset-negara-harus-transparan-uLB8bcvJWL.jpg TMII (Okezone)

JAKARTA - Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan, transparansi dalam pengelolaan aset negara menjadi penting agar tersalurkan dengan baik. Pemanfaatan aset diharapkan dapat menyumbang penerimaan negara bukan pajak.

"Itu bisa dimonitor dan diawasi oleh semua pihak, sehingga setiap rupiah yang dihasilkan diketahui larinya ke mana. Saya kira apabila itu sudah dilakukan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan memberikan suatu keuntungan yang besar," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Jumat (23/4/2021).

 Baca juga: Sinergikan Pariwisata dan Otomotif, Sandiaga Uno Optimis Kembangkan Kedua Industri

Seperti diketahui, Pemerintah memberikan perhatian terhadap pengelolaan TMII dengan menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII. Dengan adanya Perpres tersebut, maka pengelolaan TMII dikembalikan kepada Kementerian Sekretariat Negara. Sebelumnya, penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Yayasan Harapan Kita (YHK).

Dia melanjutkan, penunjukan badan usaha milik negara bidang pariwisata untuk mengelola TMII dinilai sudah tepat karena sudah memiliki pengalaman seperti pengelolaan taman wisata candi. Di sisi lain, pemerintah juga perlu inovatif dan kreatif dalam pengembangan TMII agar tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan berkaitan dengan kebudayaan.

 Baca juga: Sri Mulyani Beri Dana Hibah Pariwisata, Bali Dapat Rp1,18 Triliun

"Jangan sekadar dijadikan sebuah tempat untuk memamerkan keindahan Indonesia, tetapi juga bisa menjadi tempat untuk generasi muda sekarang memunculkan ide-ide kreatifnya di sana," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini