Kasus Covid-19 di Perkantoran Meningkat, Rupiah Tak Bergerak

Ferdi Rantung, Jurnalis · Selasa 27 April 2021 17:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 278 2401716 kasus-covid-19-di-perkantoran-meningkat-rupiah-tak-bergerak-pgMFNw7yzl.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup stagnan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini. Walaupun sempat menguat tipis 6 poin, namun mata uang Garuda tetap berada di level Rp. 14.485 di akhir perdagangan.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan rupiah kali ini dipengaruhi boleh meningkatnya kasus covid-19 di DKI Jakarta khususnya di wilayah perkantoran.

 Baca juga: Rupiah Melemah Tipis Dekati Rp14.500/USD

"Sebagai informasi, Dinas tenaga kerja DKI Jakarta mencatat pada periode 5-19 April ada 61 kasus yang berasal dari 98 perusahaan yang melapor di DKI Jakarta. Dan periode 12-18 April naik menjadi 100 dari 97 perusahaan yang melaporkan. Pada 19 - 25 April ada 159 kasus positif di 198 perusahaan yang melapor." Kata Ibrahim dalam riset hariannya, Selasa (27/4/2021).

Lonjakan di perkantoran terjadi karena saat bulan Ramadhan, para pekerja cenderung melakukan kegiatan buka bersama di restoran. Di mana saat di restoran protokol kesehatan tidak diterapkan, mulai dari tidak menggunakan masker saat berkumpul, dan duduk tidak berjarak.

 Baca juga: Vaksinasi Semakin Gencar, Rupiah Menguat ke Rp14.4485/USD

"Selain itu, sejumlah karyawan yang sudah melakukan vaksinasi baik dosis satu dan dua pun masih terpapar Covid -19. Perusahaan juga harus terus melapor secara rutin 1-2 bulan sekali, karena tidak jaminan dari vaksinasi pekerja tidak terpapar." Tandasnya.

Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup melemah di rentang Rp.14.470 - Rp.14.500.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini