Mengejutkan! 10 Orang Terkaya Ini 'Panen' Uang Selama Covid-19, Nomor 1 Raup Rp2.000 Triliun

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Minggu 02 Mei 2021 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 02 455 2404264 mengejutkan-10-orang-terkaya-ini-panen-uang-selama-covid-19-nomor-1-raup-rp2-000-triliun-uXhSUJAJlI.jpg Elon Musk (Foto: Reuters)

JAKARTA – Forbes mencatat adanya peningkatan drastis dari jumlah kekayaan para miliarder di Amerika Serikat (AS), sehingga ketimpangan kekayaan yang dialami masyarakat AS sangat kontras selama pandemi Covid-19. Hal tersebut disinggung oleh Presiden Joe Biden dalam pidatonya 27 April yang lalu.

“Dua puluh juta orang Amerika kehilangan pekerjaan mereka karena pandemi. Pada saat yang sama, sekitar 650 miliarder di Amerika melihat kekayaan bersih mereka meningkat lebih dari USD1 triliun, dan sekarang nilainya lebih dari USD4 triliun,” kata Joe Biden dalam pidatonya Rabu malam di depan Kongres.

Dilansir dari Forbes, Minggu (2/5/2021), hal tersebut memang benar adanya, bahkan jumlahnya lebih besar dari yang diperkirakan. Total kekayaan miliarder Amerika mencapai USD4,6 triliun pada penutupan pasar saham pada 28 April. Naik 35% dari USD3,4 triliun ketika pasar dibuka pada 1 Januari 2020, tepat ketika Covid-19 mulai menggemparkan dunia.

Dengan kata lain, miliarder AS telah menjadi sekitar USD1,2 triliun lebih kaya selama pandemi. Tiga perempat dari 722 miliuner Amerika memiliki kekayaan sama, atau lebih kaya, daripada sebelum pandemi, beberapa dengan miliaran, puluhan miliar, atau bahkan lebih dari seratus miliar dolar.

Baca Juga: Miliarder-Miliarder Ini Cuan karena Uang Kripto 

Peraih keuntungan terbesar dari semuanya: Elon Musk, yang telah melakukan perjalanan luar biasa sejak awal tahun 2020. Salah satunya dipengaruhi saham Tesla yang naik lebih dari 700%, kekayaan bersih ketua Tesla dan SpaceX telah meroket 540%, dari sekitar USD27 miliar pada awal Januari 2020 menjadi lebih dari USD170 miliar hari ini.

Jeff Bezos, orang terkaya di dunia, juga menjadi pemenangnya. Saham Amazon naik 87% selama 15 bulan terakhir. Hal tersebut membantu mendorong peningkatan kekayaan Bezos sebesar USD86 miliar sejak Januari 2020. Forbes memperkirakan bahwa Bezos adalah orang pertama dalam sejarah yang memiliki kekayaan bersih lebih dari USD200 miliar.

Miliarder tidak hanya lebih kaya sejak pandemi dimulai, tetapi juga jumlahnya lebih banyak. Rekor 493 wajah baru bergabung dalam daftar miliarder dunia Forbes tahun ini, kira-kira satu miliarder baru setiap 17 jam antara Maret 2020 dan Maret 2021, termasuk 98 pendatang baru dari AS.

Namun tidak seluruhnya menuai keuntungan. Ada sekitar 0,01% dari mereka, seperti kekayaan pengusaha minyak seperti Harold Hamm dan George Kaiser bernilai lebih rendah daripada awal 2021, karena industri energi lambat pulih. Banyak taipan real estate juga menghadapi angin kuat, karena permintaan akan ruang kantor dan ritel berkurang. Itu telah merusak kekayaan miliarder seperti Jeff Sutton, Jerry Speyer, bahkan Donald Trump.

Forbes memperkirakan bahwa kekayaan mantan presiden itu bernilai USD2,4 miliar saat ini, turun dari USD3,1 miliar tepat sebelum Covid menyerang.

Berikut daftar penambahan kekayaan beberapa miliarder di AS selama pandemi, diurutkan dari yang terbanyak:

1. Elon Musk (Tesla, SpaceX) = USD144 miliar (Rp2.080 triliun)

2. Jeff Bezos (Amazon) = USD86 miliar (Rp1.242 triliun)

3. Larry Page (Google) = USD42 miliar (Rp606 triliun)

4. Sergey Brin (Google) = USD41 miliar (Rp592 triliun)

5. Daniel Gilbert (Quicken Loans) = USD40 miliar (Rp577 triliun)

6. Mark Zuckerberg (Facebook) = USD35 miliar (Rp505 triliun)

7. Larry Ellison (Oracle) = USD34 miliar (Rp491 triliun)

8. MacKenzie Scott (Amazon) = USD25 miliar (Rp361 triliun)

9. Bill Gates (Microsoft) = USD22 miliar (Rp317 triliun)

10. Michael Dell (Dell computers) = USD19 miliar (Rp274 triliun)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini