Erick Thohir Rombak Direksi Pertamina, Dedi Sunari Jadi Direktur Bisnis

Hafid Fuad, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 320 2405008 erick-thohir-rombak-direksi-pertamina-dedi-sunari-jadi-direktur-bisnis-I9rx7xuwNo.jpg Erick Thohir Rombak Direksi Pertamina. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) melakukan perubahan susunan direksi perseroan. Dedi Sunardi ditetapkan sebagai Direktur Penunjang Bisnis Pertamina.

Susunan Direksi baru Pertamina tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-142/MBU/05/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perseroan (Persero) PT Pertamina yang ditandatangani pada Senin, 3 Mei 2021.

Baca Juga: Tumpahan Minyak di Perairan Karawang, KKP Panggil Pertamina

Pjs Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina Fajriyah Usman menyampaikan bahwa sebagai salah satu kewenangan pemegang saham, RUPS telah menetapkan susunan direksi baru Pertamina.

Dalam Surat Keputusan tersebut, pemegang saham juga memberhentikan dengan hormat M. Haryo Yunianto dari jabatan Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero), posisi yang dijabatnya sejak 12 Juni 2020 dan sebelumnya 20 April 2018 sebagai Direktur Manajemen Aset Pertamina.

Baca Juga: Gandeng China, Anak Usaha Pertamina Garap Proyek Pengerukan dan Reklamasi

“Pertamina mengucapkan terima kasih kepada Bapak M. Haryo Yunianto yang telah mendapat penugasan baru sebagai Direktur Utama di Subholding Gas Pertamina, yaitu PGN,” ujar Fajriyah di Jakarta (3/5/2021).

Sekilas tentang Dedi Sunardi sebelum ditunjuk sebagai Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero), sudah berkiprah sebagai Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia.

Pria kelahiran Magetan tahun 1964 ini, menyandang gelar Sarjana Ekonomi Perusahaan dari Universitas Jayabaya Jakarta (1988) dan meraih Magister Management dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2000. Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia, Dedi berkarir di lingkungan Bank Rakyat Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini