JAKARTA - Perekonomian Indonesia masih dilanda resesi hingga kuartal pertama tahun 2021. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2021 berada pada angka minus 0,74%.
Angka itu berbanding terbalik dibandingkan kuartal I 2020 sebesar 2,97%. Meski begitu, bila ditilik mendalam, kontraksi pada kuartal ini sudah lebih baik jika dibandingkan dengan sebelumnya.
Baca Juga: Ekonomi RI Minus 0,74%, BPS: Tanda-Tanda Perbaikan Kian Nyata
Di mana pada kuartal terakhir 2020, perekonomian Indonesia masih berada di angka minus 2,19%. Lalu, pada kuartal III di tahun yang sama, yaitu di angka minus 3-49%.
Angka minus 3,49% pada 2020 merupakan titik sejarah baru dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, saat itu merupakan fase perekonomian Tanah Air resmi dinyatakan tercebur ke jurang resesi.
Indonesia masuk ke jurang resesi karena pada kuartal II 2020 perekonomiannya terkontraksi sebesar minus 5,32%. Negara dinyatakan resesi bila perekonomiannya dua kuartal berturut-turut nilainya minus.