Mudik Dilarang, Aktivitas Jalan Tol Turun 50%

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 320 2409003 mudik-dilarang-aktivitas-jalan-tol-turun-50-q8RVYTuLO0.jpg Jalan Tol (Foto: Okezone)

JAKARTA - Masyarakat dilarang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran tahun ini. Adanya larangan mudik di tahun 2021 membuat arus lalu lintas kendaraan pada sejumlah ruas tol menurun.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Tol Indonesia (ATI) Kris Ade Sudiyono mengatakan, untuk tahun 2021 selama pemberlakuan larangan mudik terjadi penurunan volume traffic antara 45% hingga 50% dibandingkan dengan rata-rata harian normal.

Baca Juga:  3.000 Pemudik Diperkirakan Lolos Masuk Kuningan

"Namun jika dibandingkan tahun 2020, memang cenderung lebih tinggi karena tingkat kepercayaan diri masyarakat agak berbeda di tahun 2020 saat awal pandemi berlangsung," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Selasa (11/5/2021).

Menurut dia, saat ini masyarakat memiliki tingkat kepercayaan diri yang berbeda di tahun lalu seiring dengan penerapan protokol kesehatan yang telah menjadi kebiasaan dan juga program vaksinasi yang telah berjalan. Meski begitu, peningkatan di tahun 2021 ini belum mampu kembali ke angka semula pada masa sebelum pandemi Covid-19.

Baca Juga:   Polisi Putar Balik Pemudik di Perbatasan Garut

"Di tahun 2021, meski pemerintah melakukan kebijakan pelarangan mudik, perilaku masyarakat sudah semakin bijaksana mengatur rencana perjalanan mereka," ungkapnya.

Dia menuturkan, pergerakan masyarakat saat ini cenderung flat di jalan tol. Di beberapa titik ruas tol konektivitas yang menghubungkan antar wilayah terjadi penurunan. Sementara untuk jalan tol yang berada di wilayah aglomerasi cenderung stabil.

"Untuk tol konektivitas ini terdampak kebijakan larangan mudik. Sementara untuk jalan tol yang berada di dalam kota, larangan mudik tidak berlakukan oleh pemerintah sehingga saat ini lalu lintasnya cenderung stabil dan kalaupun ada penurunan lebih cenderung karena periode puasa dan lebaran," jelasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini