JAKARTA - Jumlah penumpang pada larangan mudik relatif tak mengalami lonjakan. Bahkan justru jumlah penumpanh mengalami penurunan yang signifikan pada periode larangan mudik lebaran tahun ini.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pada masa peniadaan mudik yang dimulai sejak 6 Mei 2021 lalu, terjadi penurunan jumlah penumpang yang signifikan di Bandara Soetta. Di mana saat ini rata-rata penumpang di bandara Soekarno Hatta hanya sekitar 7000 hingga 8000 saja dibandingkan pekan-pekan sebelumnya yang mencapai 50.000 hingga 70.000 penumpang per hari.
Baca Juga: Mudik Dilarang, AP I Catat Hanya 5.704 Pergerakan Penumpang pada 10 Mei 2021
“Sekarang ini rata-rata setiap harinya ada 7000-8000 penumpang yang bergerak. Penurunannya kurang lebih 90% ,” ujarnya dalam keteranganya, Rabu (12/5/2021).
Menhub menambahkan, pihaknya akan terus memantau penerapan larangan mudik di berbagai moda transportasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar hanya orang yang dikecualikan saja yang bisa berpergian ke luar kota.
Baca Juga: Jasa Marga Catat 462 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
“Untuk memastikan bahwa walau ada kebijakan peniadaan mudik, kita tetap memberikan pelayanani yang baik bagi mereka para pelaku perjalanan yang dikecualikan,” jelasnya.