Alibaba Rugi Rp12 Triliun, Sejarah untuk Pertama Kalinya

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 16 278 2410752 alibaba-rugi-rp12-triliun-sejarah-untuk-pertama-kalinya-Rdb4hwWhnW.jpg Alibaba (Foto: Reuters)

JAKARTA - Alibaba Group mencatatkan kerugian untuk pertama kalinya sejak go public pada 2014. Kerugian e-commerce raksasa milik Jack Ma ini akibat denda antimonopoli oleh pemerintah China.

Alibaba mencatat kerugian operasional sebesar 7,7 miliar yuan atau sekitar Rp17 triliun pada kuartal keempat yang berakhir Maret 2021 lalu. Akibat rugi operasional, rugi bersih perusahaan tercatat senilai 5,47 miliar yuan atau sekitar Rp12,06 triliun dalam tiga bulan yang berakhir Maret 2021.

Rugi itu terjadi setelah perusahaan mendapat denda senilai 18,2 miliar yuan atau sekitar Rp40,1 triliun karena terlibat dalam praktik monopoli.

Meski mencatat rugi, namun pendapatan perusahaan meningkat. Alibaba melaporkan pendapatan operasional naik 48 persen secara year to year (yoy) menjadi 10,6 miliar yuan sebelum denda. Sementara pendapatan keseluruhan sebesar 187,4 miliar yuan pada kuartal keempat atau naik 64 persen secara yoy.

"Selama tahun fiskal terakhir, kami telah melewati berbagai macam tantangan, termasuk pandemi Covid-19, kompetisi ketat, dan penyelidikan antimonopoli serta keputusan hukum oleh pemerintah China," kata CEO Alibaba Group Daniel Zhang.

Baca Selengkapnya: Alibaba, Perusahaan Milik Jack Ma Rugi Rp12 Triliun! Ini Sejarah untuk Pertama Kalinya

(dni)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini