Laba Emiten Produsen Keju Naik 23% Jadi Rp121 Miliar

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 21 Mei 2021 09:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 278 2413322 laba-emiten-produsen-keju-naik-23-jadi-rp121-miliar-cwUKguaBir.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Emiten produsen keju prochiz mencatatkan kenaikan laba sepanjang tahun 2020. PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) mencatatkan laba bersih sebesar Rp121 miliar atau lebih tinggi 23,41% dari tahun 2019 sebesar Rp98,04 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan neto Perseroan di tahun 2020 tercatat sebesar Rp900,85 miliar atau turun 7,96% dari tahun sebelumnya sebesar Rp978,80 miliar, dengan laba per saham dasar Rp80,67.

Baca Juga: Emiten Keju Prochiz Ganti Direksi dan Komisaris, Ini Daftarnya

Adapun penjualan neto emiten produsen keju Prochiz ini terdiri atas pihak berelasi (lokal) dan pihak ketiga (lokal dan ekspor). Pihak ketoga menjadi penyumbang penjualan tertinggi sebesar Rp823,65 miliar atau lebih rendahh dari sebelumnya Rp961,61 miliar dan pihak berelasi tercatat Rp77,20 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp17,18 miliar.

Kemudian, transaksi penjualan yang dilakukan dengan pelanggan dengan jumlah pendapatan akumulatif melebihi 10% berasal dari PT Sinarniaga Sejahtera tercatat Rp132,67 miliar, PT Amaris Tirta Pratama tercatat Rp121,58 miliar, dan PT Mitra Periangan Persada tercatat Rp103,39 miliar.

Baca Juga: Garudafood Akuisisi KEJU, 825 Juta Saham Diambil Alih

KEJU mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan di tahun 2020 menjadi Rp610,85 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp623,78 miliar, beban penjualan juga turun menjadi Rp114,03 miliar dari sebelumnya Rp190,93 miliar. Sementara itu, beban umum dan administrasi mengalami kenaikan menjadi Rp27,75 miliar dari sebelumnya Rp23,84 miliar.

Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp212,50 miliar, kas neto digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp3,91 miliar, dan kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp182,09 miliar.

Mulia Boga Raya mencatatkan liabilitas sebesar Rp233,90 miliar dan ekuitas sebesar Rp440,90 miliar. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp674,80 miliar dibanding tahun 2019 sebesar Rp666,31 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini