Realisasi PNBP Sektor ESDM Capai Rp55,1 Triliun di Kuartal I-2021

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Jum'at 21 Mei 2021 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 320 2413658 realisasi-pnbp-sektor-esdm-capai-rp55-1-triliun-di-kuartal-i-2021-W8jNHswG1D.jpg Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sektor ESDM tetap konsisten memberikan kontribusi besar untuk pendapatan nasional pada kuartal pertama tahun 2021. Walaupun aktivitas perekonomian nasional dan global yang belum pulih akibat pandemi Covid-19.

"Realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM pada kuartal I tahun 2021 mencapai Rp55,11 triliun atau 61,1% dari target," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif saat melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ESDM pada Jumat (21/5/2021).

Arifin memaparkan, kontribusi lain yang disumbangkan sektor ESDM pada investasi nasional sebesar USD10,83 miliar, terdiri dari subsektor migas USD2,67 miliar, listrik sebesar USD1,44 miliar, minerba sebesar USD5,98 miliar dan EBTKE sebesar USD0,74 miliar.

Baca Juga: 3 Gebrakan Menteri ESDM Cari Minyak 1 Juta/Barel Usai Lebaran

"Khusus bulan April, menguatnya pertumbuhan komoditas sektor ESDM memberikan kinerja positif bagi neraca perdagangan Indonesia. Hal ini tercermin pada data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (20/5) kemarin. Nilai ekspor migas mengalami kenaikan, baik secara bulan ke bulan atau month to month (m to m) maupun tahun ke tahun year to year (y to y)," paparnya.

Pada bulan April ini, ekspor migas naik 5,34% atau USD0,96 miliar dari bulan Maret 2021, yaitu USD0,91 miliar. Bahkan terjadi kenaikan signifikan sebesar 69,60% jika dilihat secara year to year dibandingkan April tahun 2020, yaitu USD0,56 miliar.

Kondisi sebaliknya juga terjadi pada nilai impor sektor migas dimana secara month to month, impor migas di bulan April 2021 turun 11,22% menjadi USD2,03 dari bulan Maret 2021 sebesar USD2,28 miliar.

Baca Juga: Mantap! PLTS Atap Terbesar Asean Ada di Cikarang

Guna terus menekan nilai impor, Arifin pun memerintahkan kepada para pejabat pimpinan tinggi Kementerian ESDM untuk menjalankan program-program strategis. "Salah satunya melalui pembangunan infrastruktur jaringan gas bumi untuk rumah tangga dan mendorong pemanfaatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB)," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini