Share

Aliran Modal Asing Keluar Indonesia Capai Rp1,48 Triliun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 22 Mei 2021 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 22 320 2413847 aliran-modal-asing-keluar-indonesia-capai-rp1-48-triliun-5Kdg1buaWq.jpg Aliran Modal Asing Keluar Indonesia Capai Rp1,48 Triliun. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Aliran modal asing yang ke luar dari Indonesia mencapai Rp1,48 triliun. Hal ini berdasarkan data setelmen selama sepekan dari 17-20 Mei, di mana nonresiden di pasar keuangan domestik melakukan jual neto.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, aliran modal asing keluar ini terdiri dari jual neto di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp0,89 triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp0,59 triliun.

Baca Juga: Aliran Modal Asing Masuk RI Capai Rp1,97 Triliun Dalam Sepekan

"Berdasarkan data setelmen selama 2021 (ytd), nonresiden jual neto Rp13,23 triliun," kata Erwin di Jakarta, Sabtu (22/5/2021).

Sementara itu, premi Credit Default Swaps (CDS) Indonesia lima tahun naik ke level 77,45 basis poin (bps) per 20 Mei 2021 dari 76,11 bps per 14 Mei 2021. CDS merupakan indikator yang sering digunakan dalam mengukur risiko suatu negara.

Baca Juga: Aliran Modal Asing Masuk Rp4,68 Triliun

Adapun rupiah ditutup pada level Rp14.370 per USD pada Kamis, 20 Mei 2021. Yield SBN 10 tahun naik ke level 6,49 persen. Indeks dolar (DXY) tercatat melemah ke level 89,81, sedangkan Yield US Treasury (UST) Note 10 tahun turun ke level 1,625 persen.

"Pada pagi hari Jumat, 20 Mei 2021, rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.330 per dolar AS. Sementara yield SBN 10 tahun turun di level 6,46 persen," tandasnya

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini