Sandiaga Uno Buktikan Pendekatan Parekraf Tingkatkan Nilai Jual Ekonomi Kearifan Lokal

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 22 Mei 2021 16:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 22 320 2414035 sandiaga-uno-buktikan-pendekatan-parekraf-tingkatkan-nilai-jual-ekonomi-kearifan-lokal-bAKVxuFuPW.jpg Menpar Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

MALANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Kafe sawah, Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam rangka kunjungan kerja.

Dirinya pun menyaksikan peningkatan nilai jual kearifan lokal lewat pendekatan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Sawah yang semula hanya berupa lahan garapan petani, diungkapkannya kini diubah menjadi destinasi wisata beromset miliaran Rupiah.

"Hari ini kita di Desa Pujon Kidul, desa wisata berkelanjutan. Bisa kita lihat Kafe Sawah seluas satu hektar yang tadinya menghasilkan Rp10 juta per tahun, disulap dengan pendekatan ekonomi kreatif, sekarang satu hektar bisa menghasilkan Rp1,2 miliar per tahun," ungkap Sandiaga Uno, pada Sabtu (22/5/2021).

Baca Juga: Sandiaga Uno: Covid-19 Paksakan Kita Sesuaikan Pariwisata Era Baru

"Alhamdulillah..," tambahnya disambut syukur rombongan.

Pencapaian Kafe Sawah tersebut katanya sesuai dengan semangat Kemenparekraf, yakni membangkitkan perekonomian masyarakat desa serta menciptakan lapangan pekerjaan.

Oleh karena itu, pihaknya akan memberikan pendampingan guna meningkatkan keterampilan, khususnya bagi para pengelola desa wisata untuk beradaptasi dengan teknologi digital.

Tujuannya agar mereka dapat menciptakan peluang usaha demi membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Baca Juga: Lihat Keindahan Alam, Sandiaga Uno Canangkan Kota Batu Sebagai The Honeymoon City of Indonesia

"Ini yang ingin saya berikan, sebuah pendekatan ekonomi berkeadilan yang berpihak kepada masyarakat pedesaan, sekaligus juga memastikan program pemerintah itu tepat sasaran," ungkap Sandiaga Uno.

"Anugerah desa wisata akan memastikan bahwa program-program pemerintah bisa menyentuh masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Hal senada disampaikan Bupati Malang, M Sanusi. Dirinya mengaku memilih pendekatan ekonomi kreatif karena terbukti dapat meningkatkan nilai tambah kearifan lokal sekaligus mensejahterakan masyarakat setempat.

Dirinya pun menargetkan pertumbuhan ekonomi di setiap kawasan pengembangan, di antaranya area persawahan yang disulap menjadi destinasi wisata.

Sehingga tidak hanya menghasilkan padi, destinasi wisata itu pun katanya melipat gandakan penghasilan warga setempat.

"Bahwa di Kabupaten Malang kita gerakan ekonomi kreatif dengan meningkatkan potensi yang ada, dari padi yang delapan ton sekarang sudah bisa 15 ton, dari sawah yang jumlahnya Rp 10 juta per tahun kita upayakan minimal Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar," papar M Sanusi.

"Sudah terbukti ada di Kafe Sawah dan Kasembon, Rumah Sakit Al Madinah yang bisa menghasilkan Rp 1 miliar," ujarnya bangga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini