Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Koperasi Untung, Menteri Teten : Coba Budidaya Rumput Laut

Rina Anggraeni , Jurnalis-Minggu, 23 Mei 2021 |17:20 WIB
Cara Koperasi Untung, Menteri Teten : Coba Budidaya Rumput Laut
Menkop UKM Teten Masduki (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia dengan lautnya yang sangat luas dan kekayaan di dalamnya memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, namun belum dikelola secara maksimal. Untuk itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong tumbuhnya usaha-usaha produktif di sektor kelautan khususnya di Nusa Tenggara Timur.

"Lautan NTT kaya, manfaatkan dengan membuat produk unggulan kelautan. Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga sudah dikelola oleh koperasi dan itu harus terus dimaksimalkan," kata MenkopUKM Teten Masduki di Jakarta, Minggu (23/5/2021)

Teten menambahkan, kekayaan laut di NTT seharusnya bisa menjadi usaha produktif yang memberikan kesejahteraan bagi anggota koperasi dan masyarakat.

"Kita memanfaatkan kekayaan laut untuk mendorong skala bisnis koperasi sekaligus ikut meningkatkan kualitas SDM masyarakat," katanya.

Baca Juga: Daftar 13 Produk Impor yang Tak Boleh Lagi Dijual di E-Commerce

Teten mencontohkan budidaya rumput laut yang dapat menghasilkan keuntungan lebih besar dengan pemeliharaan tidak terlalu sulit. Bahkan rumput laut memiliki berbagai nilai tambah jika diolah menjadi tepung bahkan dapat diekspor ke luar negeri.

"Rumput laut untungnya berkali-kali lipat dibandingkan garam. Dapat diolah menjadi tepung dan diekspor," ujarnya.

Sebelumnya, Teten telah menegaskan bahwa KSP perlu melakukan transformasi bisnis dengan mulai masuk membiayai sektor-sektor produktif di sekitarnya. Seharusnya usaha produktif sektor kelautan menjadi fokus dari KSP di NTT.

MenkopUKM mendorong transformasi KSP membiayai sektor produksi setelah melihat fakta terjadinya over likuiditas di KSP. Dia mengatakan 59 persen koperasi di Indonesia adalah Koperasi Simpan Pinjam, namun banyak yang mengalami over likuiditas dan membatasi pembayaran iuran keanggotaan.

MenkopUKM juga mendorong koperasi bertransformasi menjadi koperasi modern. Transformasi mulai dari pengelolaan hingga manajemen dan menggunakan teknologi untuk tumbuh menjadi koperasi kelas nasional.

Baca Juga: Rayakan Idul Fitri, Menkop Ajak di Rumah Aja sambil Beli Produk UMKM

Teten menegaskan, untuk mengembangkan koperasi di Indonesia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Menteri Investasi dalam menjajaki kerja sama dengan koperasi besar di luar negeri untuk berinvestasi di sektor produksi dan bekerja sama dengan koperasi di Indonesia.

"Kerja sama ini penting dalam rangka alih teknologi dan pengetahuan agar koperasi kita menjadi koperasi kelas dunia," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement