Rush Money! Warga Berbondong-bondong Tarik Uang di Tengah Covid-19

I Gede Juli Arsana, Jurnalis · Selasa 25 Mei 2021 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 320 2415124 rush-money-warga-berbondong-bondong-tarik-uang-di-tengah-covid-19-WUb1Iw04TS.png Nasabah Laporkan LPD Klungkung. (Foto: Okezone.com/I Gede)

JAKARTA - Nasabah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Klungkung Bali Datangi Polres Klungkung. Para nasabah melaporkan pengurus LPD Dawan Kelod.

Menurut nasabah, pengurus LPD berkilah jika telah terjadi rush sehingga mereka tidak sanggup melunasi penarikan uang nasabah.

Baca Juga: Tarik Tunai dan Cek Saldo di ATM Link Harus Bayar, Nasabah Kudu Piye?

“Sudah lima bulan lebih uang tabungan tidak bisa ditarik lantaran kas LPD mengalami kekosongan,” ujar Salah Satu Nasabah Kadek Budadarma, Selasa (25/5/2021).

Laporan warga tersebut langsung ditindak lanjuti oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung, guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Tarik Tunai di ATM Link Bayar, Bank Mandiri Perkuat Layanan Online

Warga mengakui kejanggalan keuangan LPD setelah sekian banyaknya warga yang mencoba menarik uang namun tidak kunjung cair. Bahkan pihak desa adat setempat telah melakukan audit keuangan hingga ditemukan selisih hampir Rp12 miliar lebih.

Sementara itu, Kepala LPD Dawan Kelod Koman Wirianti mengakui, kurang stabilnya kondisi keuangan LPD terjadi sejak pandemi satu tahun lalu. Banyak angsuran kredit tidak mampu terbayarkan oleh nasabah karena krisis ekonomi yang terjadi.

“Hal ini membuat pihaknya kesulitan untuk membayar penarkan uang nasabah,” ujarnya.

Saat ini, Satreksrim Polres Klungkung masih mendalami dugaan penggelapan yang diduga dilakukan oleh pengurus LPD tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat. Hal ini sambil menunggu hasil audit BPK

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini