JAKARTA - Tidak hanya semangat tinggi dan pantang menyerah, para pekerja juga dituntut cerdas ketika melakukan pekerjaan. Pekerja cerdas bisa membuatnya disukai atasan serta disegani rekan kerja.
Ada banyak sekali jenis dan karakteristik pekerja, namun untuk bisa bertahan dan produktif di tempat kerja, pekerja perlu beberapa sifat berikut. Sifat atau karakteristik ini harus dimiliki pekerja agar menjadi pekerja yang cerdas.
Sifat cerdas ini tentu saja tidak hanya dari sisi intelektual, tapi juga dari sisi emosional. Dilansir dari Instagram Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker, Jumat (28/5/2021), berikut ulasan apa saja karakteristik yang dimiliki pekerja yang cerdas.
1. Berpikiran luas
Karakteristik pekerja yang berpikiran luas yaitu pekerja yang mempertimbangkan segala kemungkinan dan informasi ketika sedang membuat keputusan. Selain itu, pekerja yang berwawasan luas bisa memanfaatkan pengetahuannya untuk mencari jalan keluar atas sebuah permasalahan.
Baca Juga: Jangan Minder IPK Kecil, Simak Tips Berikut agar Lolos Wawancara Kerja
2. Mudah beradaptasi
Pekerja yang cerdas salah satunya adalah yang bisa menempatkan dirinya sesuai situasi dan kondisi tempat kerja. Hal ini tidak mudah bagi sebagian orang, karena beradaptasi di lingkungan baru pada dasarnya butuh waktu yang tidak sebentar. Jika dia cepat beradaptasi, bisa dikatakan dia adalah orang yang cerdas.
3. Berani akui kesalahan
Kebiasaan berlapang dada ketika melakukan kesalahan dimiliki pekerja yang cerdas mengelola emosi. Pekerja yang cerdas tidak menyalahkan kesalahan diri sendiri kepada orang lain, atau bahkan menyebarkan fitnah yang tidak penting dan malah akan mengancam masa depan kariernya.
Baca Juga: Cemas Sebelum Interview Kerja? Lakukan Tips Berikut
4. Bisa manfaatkan momen
Pekerja yang cerdas bisa melihat kesempatan untuk mengembangkan skill atau kemampuan ketika bekerja. Hal ini bisa dilakukan dengan cermat memanfaatkan momen, seperti rajin mencari informasi seminar dan workshop, berdiskusi dengan atasan, dan lain sebagainya.
5. Tidak mudah tersinggung
Sama seperti karakteristik nomor tiga, pekerja yang cerdas mengelola emosi tidak mudah tersinggung terhadap hal-hal yang tidak terlalu penting. Dia bisa memilih mana saja hal yang perlu dipikirkan atau diabaikan, sehingga dia bisa bekerja secara lebih efektif.
6. Keingintahuan yang besar
Pekerja yang memiliki keingintahuan besar biasanya terlihat dari kebiasaan rajin bertanya atau meminta saran kepada senior atau atasan mengenai pekerjaannya. Hal ini secara otomatis akan menambah pengetahuan dan pengalamannya mengenai pekerjaan.
7. Metode kerja yang efisien
Pekerja yang cerdas memiliki manajemen waktu yang baik. Hal ini salah satunya dengan membuat daftar prioritas dalam bekerja, sehingga pekerjaannya bisa lebih teratur dan tidak saling bentrok. Dengan bekerja teratur, pekerja bisa menuntaskan pekerjaannya dengan cepat dan efisien.
8. Utamakan kerja sama tim
Kecerdasan secara sosial juga diperlukan bagi setiap pekerja. Pekerja yang terlalu individualistis biasanya tidak bisa berbaur dengan rekan kerjanya, apalagi untuk bekerja bersama secara tim. Hal ini tentunya akan menghambat kinerja diri sendiri bahkan terhadap perusahaan.
9. Melihat masalah dari berbagai perspektif
Memiliki pikiran terbuka atau open-minded diperlukan pekerja untuk bisa menyelesaikan permasalahan dengan baik. Pekerja yang cerdas memiliki pola pikir yang tidak melihat dari satu perspektif saja ketika menemui masalah, melainkan melihat banyak faktor dan perspektif untuk menentukan solusi dengan tepat dan cepat.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.