Share

7 Fakta Karyawan Giant Menangis dan Terancam PHK

Hafid Fuad, Sindonews · Minggu 30 Mei 2021 05:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 29 320 2417249 7-fakta-karyawan-giant-menangis-dan-terancam-phk-JPlwrO1s5Y.png Giant Ditutup (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Hero Supermarket Tbk berencana menutup seluruh gerai supermarket Giant. Kabarnya terus bergulir mulai dari pengalihan gerai hingga video tangis pegawai yang viral di sosmed.

Berikut fakta-fakta soal penutupan gerai Giant seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (30/5/2021).

1. Gerai Giant Resmi Ditutup Mulai Juli 2021

Hero Supermarket, sebagai induk usaha Giant, mengumumkan akan menutup seluruh gerai Supermarket Giant di Indonesia. Seluruh gerai akan ditutup mulai Juli 2021. HERO Group akan fokus mengembangkan merek dagang IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket, karena dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan Giant.

Baca Juga: Giant Tutup Mulai Juli 2021, Jangan Sampai Stok Barang Menumpuk 

2. Ancaman PHK Menanti 7000 Karyawan

Berdasarkan data yang Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) dari Serikat Pekerja Hero Supermarket terdapat 7.000 karyawan Giant yang terancam menganggur usai ditutupnya gerai Giant Juli mendatang.

“Informasi dari Ketua Umum Serikat Pekerja Hero Supermarket, kurang lebih 7.000 karyawan akan di-PHK meski sebelumnya sudah ada kesepakatan dari manajemen bahwa karyawan yang kena PHK akan dipekerjakan di gerai IKEA dan Hero Supermarket," ungkap Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat dilansir dari IDX Channel, Jumat (28/5/2021).

Meski demkian, Presiden Aspek Indonesia ini meyakini tidak semua karyawan dapat terserap di sejumlah gerai tersebut

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

3. Tangis Karyawan Pecah

Salah satu karyawan Giant yang tak diketahui identitasnya mengunggah video suasana haru kala manajemen mengumumkan bahwa aktivitas Giant akan berakhir pada 31 Juli. Mereka menyatakan bahwa Giant merupakan retail yang amat memikirkan kesejahteraan para pegawainya, meski sedang sakit diterjang badai Covid-19.

"Giant itu salah satu retail yang sangat amat memanusiakan manusia. Bahkan saat covid gaji masih full, THR masih full, dan bonus kita pun masih cair. Sedih sih sebenarnya, tapi hidup kita masih terus berjalan," kata salah satu karyawan Giant dalam video yang diunggah Instagram @insta.nyinyir, Selasa (25/5/2021).

4. Manajemen Janjikan Kompensasi

 

Head of Corporate and Consumer Affairs Hero Supermarket Diky Risbianto mengatakan pihaknya sepenuhnya berupaya untuk memperlakukan seluruh karyawan dengan penuh empati dan rasa hormat di masa perubahan portofolio ini.

Pihaknya juga akan memberikan bagi karyawan yang terdampak yaitu kompensasi di atas jumlah yang direkomendasikan di UU Cipta Kerja.

"Ini merupakan ungkapan terima kasih kami atas dukungan mereka selama ini serta untuk membantu transisi mereka menuju kesempatan kerja yang baru," ujar Diky.

5. Rencana Mengalihkan Gerai Giant Masih Terus Diupayakan

Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk Patrik Lindvall mengatakan rencana akan mengkonversi hingga lima gerai Giant menjadi IKEA demi menambah minat pelanggan. Sedangkan Gerai Giant lainnya dengan berat hati ditutup pada akhir Juli 2021. “Seperti bisnis mumpuni lainnya, kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia, sebuah tren yang juga terlihat di pasar global," ucap Patrik baru-baru ini.

Penutupan permanen gerai Giant sudah dimulai sejak awal tahun ini akibat pandemi covid19 salah satunya gerai Giant di Margo City, Depok. Gerai tersebut tutup permanen pada Maret 2021 lalu.

6. Diskon Produk Viral di Sosmed

Menjelang penutupan Giant supermarket, beberapa gerai banting harga produk alias diskon besar-besaran meliputi produk perkakas, pakaian, mainan anak, alat elektronik, produk kecantikan, hingga makanan ringan. Diskon pun bervariasi dari 10 hingga 70 persen.

7. Menaker Ida Ikut Merespons Isu Giant

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pihak Kemnaker akan tetap meminta kepada pihak manajemen untuk melakukan berbagai upaya untuk menghidari adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap para pekerja.

“Kita minta kedua belah pihak untuk mengedepankan dialog secara bipartit antara pihak manajemen dan pekerja mengenai rencana penutupan Giant ini. Semua hal harus dikomunikasikan dengan baik dan jelas,” kata Ida.

Namun jika PHK tetap harus dilakukan, kata Ida, pemerintah berharap penyelesaian hubungan kerja diselesaikan secara musyawarah mufakat atau adanya dialog antara pengusaha dengan pekerja untuk menyelesaikannya dengan baik.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini