Share

Tidak Semua Investasi Miras Ditutup, Ini Kepastian bagi Investor

Hafid Fuad, Jurnalis · Senin 07 Juni 2021 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 320 2421324 tidak-semua-investasi-miras-ditutup-ini-kepastian-bagi-investor-6EANTdYN8O.jpeg Kepastian Investor (Foto: Shutterstock)

JAKARTA- Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 49 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Pengamat ekonomi dari Indef Nailul Huda menilai langkah pemerintah sudah tepat dengan larangan tegas bagi investasi produksi miras. Sedangkan untuk perdagangannya diatur di UU terkait miras.

"Jadi ada kepastian bagi investor. Bahwa tidak boleh investasi ke dalam produksi miras," ujar Huda saat dihubungi Okezone di Jakarta (7/5/2021).

Baca Juga: Teken Perpres 49/2021, Jokowi Pastikan Industri Miras Tertutup untuk Investasi 

Menurutnya, dari sisi investasi ini tentu akan merugikan. Karena Indonesia juga masih memperdagangkan miras, namun memang banyak dari impor karena secara demand masih ada di dalam negeri.

"Tapi dalam sisi pengendalian konsumsi akan positif larangan investasi miras ini. Kalau perlu bisa diperketat saja menggunakan cukai yang sangat tinggi, sehingga demand konsumen berkurang," katanya.

Dalam Perpres 49/2021 ini mengubah ketentuan Perpres 10/2021 yang menjadi aturan pelaksana Undang-Undang tentang Cipta Kerja. Salah satunya tentang penanaman modal (investasi) untuk bidang minuman keras mengandung alkohol (miras/minol).

Pada Pasal 2 Ayat (2) huruf b Perpres 49/2021, disebutkan bahwa industri minuman keras mengandung alkohol masuk kategori bidang usaha yang dinyatakan tertutup untuk penanaman modal atau investasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini