Arsjad yang kini menjabat Ketua Dewan Penyantun Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), menyatakan bahwa digitalisasi Bank Wakaf Mikro juga memberikan banyak kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses produk-produk perbankan.
Dia optimistis seiring bergulirnya waktu maka semakin meluas penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan program dan pelayanan Bank Wakaf Mikro, khususnya untuk mendukung aktivitas bisnis dan operasional Bank Wakaf Mikro.
Saat ini, pengembangan ekosistem digitalisasi Bank Wakaf Mikro, berupa fitur BWM mobile, sinergi BWM marketplace, pengembangan pengawasan Lembaga Keuangan Mikro (LKM), dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) termasuk BWM
“Pengurangan kemiskinan akan lebih cepat karena masyarakat diberikan akses ke produk-produk perbankan dan keuangan yang ramah. Saya optimistis jumlah Bank Wakaf Mikro akan terus bertambah sehingga tercipta pelaku usaha baru di masyarakat. Kadin akan terus berkomitmen untuk mempercepat pengembangan Bank Wakaf Mikro," kata Arsjad.
Bank Wakaf Mikro adalah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), yang berfokus pada pembiayaan masyarakat kecil. LKMS terbentuk berdasarkan kerja sama OJK dan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas).
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.