Erick Thohir Sebut Semua Direksi-Komisaris BUMN Jalani Masa Orientasi

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 11 Juni 2021 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 320 2423864 erick-thohir-sebut-semua-direksi-komisaris-bumn-jalani-masa-orientasi-VsCfoZrbvA.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa Kementerian BUMN tengah menerapkan sesi orientasi bagi direksi dan komisaris perusahaan pelat merah. Orientasi tak pandang bulu karena berlaku bagi manajemen yang baru diangkat pemegang saham.

Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, orientasi akan berlaku bagi manajemen perusahaan yang berasal dari latar belakang apapun.

Baca Juga: Doni Monardo Jadi Komut Inalum, Intip Jejak Kariernya

“Semua komisaris direksi dan jajaran manajemen di BUMN, terlepas apapun latar belakangnya akan menjalani sesi orientasi saat baru bergabung," ujar Erick, Jumat (11/6/2021).

Adapun proses orientasi berupa pelatihan lanjutan selama menjabat hingga pelatihan tingkat advance bagi para top talents di BUMN Learning and Management Institute (BLMI).

Tujuannya, agar ada pemahaman dan irama yang sama antara manajemen serta terbentuknya pemimpin berkelas dunia yang mampu meningkatkan kinerja dan daya kompetisi BUMN ke depannya.

Baca Juga: Alasan Erick Thohir Angkat Doni Monardo Jadi Komut Inalum

Tercatat, ada sejumlah sosok yang diangkat Erick Thohir sebagai petinggi perseroan negara. Dalam dua pekan terakhir ini, Mantan Bos Inter Milan itu menempatkan Abdi Negara Nurdin atau Abdee Slank sebagai Komisaris PT Telkom Indonesia (Persero). Abdee sendiri merupakan seorang musisi.

Kemudian, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang pernah menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, yang diangkat sebagai Komisaris Utama Telkom.

Di susul, Doni Monardo sebagai Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum. Doni merupakan mantan Jenderal TNI.

Disisi lain, Kementerian BUMN sendiri sudah meresmikan pendirian BLMI. Lembaga beru ini pun menggandeng business school kelas dunia untuk mengadakan sejumlah program. Misalnya, Indonesian Institute of Corporate Directors (IICD) untuk para komisaris, IPMI International Business School untuk para Direksi.

Kemudian, INSEAD dan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) untuk para Chief Financial Officer School; Michigan Ross School of Business dan Forum Human Capital Indonesia (FHCI) untuk para Chief Human Capital Officer, juga International Institute for Management Development (IMD) Business School, Swiss, untuk para CEO.

“Pemimpin di BUMN harus selalu belajar, tumbuh, dan berkontribusi untuk Indonesia. Dan siap dicopot jika tidak memenuhi KPI, dan tidak sejalan dengan core values AKHLAK dan GCG,” kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini