Erick Thohir Rombak Direksi-Komisaris Inalum dalam 3 Bulan, Apa Alasannya?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Minggu 13 Juni 2021 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 13 320 2424394 erick-thohir-rombak-direksi-komisaris-inalum-dalam-3-bulan-apa-alasannya-DVqHpevYLy.jpg Erick Thohir (Foto: KBUMN)

JAKARTA - Jajaran direksi dan komisaris PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)/Inalum atau MIND ID berganti. Terbaru, Doni Monardo diangkat menjadi Komisaris Utama Inalum.

Perubahan manajemen Inalum atau MIND ID sudah dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir pada April 2021 lalu. Artinya, belum genap tiga bulan Inalum mengalami dua kali perombakan struktural.

Untuk pergantian Komut, melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Erick mengangkat Doni Monardo sebagai Komut Inalum, menggantikan posisi Agus Tjahajana Wirakusumah.

Baca Juga: Erick Thohir Angkat Doni Monardo Jadi Komisaris Utama Inalum 

Lantas apa alasan pemegang saham melakukan dua kali perubahan struktur manajemen selama periode April-Juni 2021?

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut, pengangkatan Doni Monardo sebagai petinggi Induk Holding BUMN pertambangan itu dikarenakan adanya amanah baru yang dipegang Agus Tjahajana Wirakusumah. Di mana, Agus dipercaya menduduki komisaris utama Indonesia Battery Corporation (IBC) atau Indonesia Battery Holding (IBH).

"Pak Agus, Komut Inalum sudah menjadi Komisaris Utama di perusahaan IBC Holdingnya EV Battery ke depan. Jadi, Pak Agus memang diminta fokus untuk memberdayakan dan mempercepat EV Battery di Indonesia," ujar Arya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (13/6/2021).

IBC adalah konsorsium empat BUMN sektor pertambangan dan energi yang nantinya mengembangkan Electric Vehicle (EV) Battery atau industri kendaraan listrik di Indonesia.

Keempat perusahaan pelat merah itu adalah Holding Industri Pertambangan (MIND ID) atau Inalum, PT ANTAM Tbk, PT Pertamina (Persero), dan PT PLN (Persero), dengan komposisi saham sebesar masing-masing 25 persen

Sebelumnya, perombakan manajemen Inalum disampaikan melalui RUPS pada 1 April 2021. Berdasarkan struktur jabatan di situs resmi Inalum, posisi Suryo Eko Hadianto sebagai Direktur Transformasi Bisnis Inalum diganti dengan Normansyah Duliar.

Suryo sendiri memang telah dipindah Erick menjadi Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (Persero) atau PTBA menggantikan Arviyan Arifin yang habis masa jabatannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini