5 Jurus Erick Thohir agar BUMN Punya Daya Saing

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 320 2425375 5-jurus-erick-thohir-agar-bumn-punya-daya-saing-He2b0rGnx5.jpeg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyiapkan lima jurus agar perusahaan BUMN punya daya saing yang tinggi. Dia ingin kinerja perusahaan pelat merah berdaya saing global dan memiliki fokus kerja.

"Karena itu, kita sekarang benar benar merapikan BUMN dengan segala kekurangan dan kelebihan, tapi kita lakukan lima hal," ujar Erick, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Eranya Merger, Erick Thohir: Covid-19 Bangungkan BUMN yang Lagi Tidur

Adapun lima strategi pemegang saham di antaranya, Pertama, pemetaan BUMN. Dalam proses ini, pemerintah membagi fokus BUMN pada tiga hal yakni, bisnis, pelayanan publik, serta 50% bisnis dan 50% pelayanan publik.

Kedua, BUMN didorong menjadi ekosistem bisnis baik untuk swasta, pengusaha daerah, dan masyarakat. Ekosistem perusahaan pelat merah bertujuan memberi nilai ekonomi nasional secara signifikan.

Baca Juga: Erick Thohir: Buat Apa Punya 143 BUMN tapi Setor Dividen Cuma 10 BUMN

"Ketiga, tak kalah penting digitalisasi, dan perubahan ekonomi digital dan inovasi. Ini menjadi pondasi yang tak kalah penting. Karena ini berubah, apakah yang namanya hilirisasi pertambangan, yang namanya nikel yang sekarang bisa jadi baterai listrik, apakah yang namanya hilirisasi digital, ini yang menyeramkan, kita bicara E-commerce," kata dia.

Keempat, meningkatkan bisnis proses BUMN. Saat ini perusahaan didominasi oleh target projek base atau proyek penugasan pemerintah.

"Bahwa satu problemnya, tadi BUMN itu tidak punya bisnis proses yang baik, tetapi selalu projek base. Gimana bisa bersaing kalau bisnis prosesnya tidak baik," katanya.

Kelima, transformasi sumber daya manusia (SDM). Pemegang saham berharap pemimpin BUMN memiliki kepemimpinan yang dibarengi dengan jiwa entrepreneurship. "Human capital, bahwa kita maunya melahirkan leadership di bisnis secara baik, apakah profesional ataukah menjadi entrepreneur," ujar Erick.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini