IHSG Pekan Depan Masih Dibayangi Kasus Positif Covid-19

Aditya Pratama, Jurnalis · Sabtu 26 Juni 2021 07:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 278 2431161 ihsg-pekan-depan-masih-dibayangi-kasus-positif-covid-19-ocQ48ExB7D.jpeg Indeks Harga Saham Gabungan (Foto: Shutterstock)

 JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan akan dibayangi sentimen peningkatan signifikan kasus positif Covid-19. Sentimen kenaikan kasus covid-19 bakal mempengaruhi gerak pasar modal di pekan depan.

Baca Juga: 225 Saham Menguat, IHSG Berakhir di Zona Hijau

"Untuk pekan depan, terkait dengan sentimen saya rasa tidak akan jauh berbeda, dimana pelaku pasar masih mencermati peta dan jumlah penyebaran covid-19 dan kira-kira seperti apa langkah dari pemerintah," ujar Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (26/6/2021).

Reza memperkirakan pemerintah tidak akan menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menanggulangi peningkatan kasus positif Covid-19 seperti awal masa pandemi di Indonesia. Meskipun begitu, dia menyebut pelaku pasar tetap akan mengalami kekhawatiran.

Baca Juga: Masih Menguat, IHSG Ambil Jeda di 6.056

"Kalau saya lihat kemungkinan pemerintah tidak akan melakukan PSBB ketat seperti waktu awal pandemi, tetap saja membuat pelaku pasar khawatir. Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati kondisi global baik dari penyebaran covid maupun langkah-langkah stimulus yang dilakukan terutama pada negara-negara besar seperti di Eropa, AS, Jepang, dan China," kata dia.

Selain sentimen peningkatan kasus positif Covid-19, di pekan depan investor juga akan memperhatikan paparan data bulanan inflasi yang bisa menjadi dasar sebelum melakukan investasi.

"Minggu depan akan ada data bulanan inflasi itu juga kemungkinan akan menjadi perhatian pasar. So, pergerakan IHSG masih akan cenderung fluktuatif dimana akan mencoba untuk kembali menguat jika sentimen yang ada mendukung," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini