Sandiaga Uno Tegaskan Work From Bali Bukan Pemicu Peningkatan Kasus Covid-19

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 28 Juni 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 28 320 2432091 sandiaga-uno-tegaskan-work-from-bali-bukan-pemicu-peningkatan-kasus-covid-19-7rtaV7JUml.jpg Sandiaga Uno Tegaskan Work From Bali Bukan Pemicu Lonjakan Kasus Covid di Bali. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA - Kasus positif Covid-19 meningkat, salah satunya di Bali. Work From Bali pun dituding penyebab lonjakan kasus virus corona di Bali.

Menanggapi isu tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno membantah soal Work From Bali jadi penyebab lonjakan kasus positif corona.

"Beberapa hari terakhir kami koordinasi sama Pak Gubernur Bali Koster, kami klarifikasi program Work From Bali bukan jadi pemicu peningkatan kasus," tegas Sandiaga dalam Weekly Press Briefing di Jakarta, Senin(28/6/2021).

Baca Juga: Bangkitkan Pariwisata, Layanan Angkutan Umum Disiapkan Menuju Lokasi Wisata

Berdasarkan laporan Satgas Covid-19 Bali, dominasi lonjakan kasus dipicu oleh transmisi lokal.

"Meski demikian, saya tidak ingin berpaling dari angka kenaikan kasus, dan ingin terus memperkuat Work From Bali. Kita akan evaluasi program Work from Bali," ucap Sandiaga.

Tak lupa, dia berterimakasih kepada wisawatan domestik yang angkanya stabil di 8.000 menurut laporan Bandara Ngurah Rai.

"Kami ingin program ini dilakukan dengan tingkat protokol kesehatan ketat dan disiplin, dengan vaksinasi dan testing," tambah Sandiaga.

Baca Juga: Mau Dapat Bantuan Rp200 Juta Parekraf? Cek Persyaratan di Sini

Dia mengatakan, sesuai Surat Edaran Mendagri, Work From Bali akan dimodifikasi untuk melandaikan kasus Covid-19. Pihaknya juga akan menggencarkan program CHSE, sesuai perintah pak Gubernur bahwa dana hibah pariwisata dan percepatan program yang bisa menyentuh kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bali I Wayan Koster menyatakan jika kasus positif Covid-19 di Bali dalam satu pekan terakhir cenderung flat. "Itu tidak ada kaitannya sama sekali. Kasus Covid-19 ini naik karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat, karena di Bali situasinya sudah seperti normal," tutur Wayan.

Kendati demikian, dia mencatat data kenaikan kasus positif di Bali pun tidak terlalu signifikan. Menurut laporan yang dia terima, terdapat 1.408 kasus aktif, dimana 400 pasien di antaranya dirawat di rumah sakit, dan sisanya melakukan isolasi mandiri secara terpusat atau di rumah masing-masing.

"Yang meninggal sangat landai, di bawah 5 orang per hari. Kasus harian 150-250, mudah-mudahan bisa dikoordinasikan dengan cepat," pungkas Wayan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini