Wahyu Raup Cuan, Penjual Obat Herbal Anti Covid-19 Laris Manis

Antara, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 21:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 455 2437110 wahyu-raup-cuan-penjual-obat-herbal-anti-covid-19-laris-manis-NzZNpfyxu5.jpg Jamu (Foto: Indoindian)

Wahyu menambahkan ramuan tersebut dianjurkan diseduh setiap hari dua kali. Satu sendok obat herbal itu dicampur dengan air hangat lalu diminum.

"Ini diminum setiap pagi dan sore hari. Kalau yang sakit tertentu tidak ada masalah, karena racikan ini juga menghangatkan tubuh, untuk COVID-19, batuk, menambah daya tahan tubuh, mengurangi kelelahan. Ini juga menangkal virus," ujar dia.

Ia mengungkapkan setiap hari membuat racikan obat herbal termasuk obat herbal untuk meningkatkan imun demi menangkis COVID-19.

Ia mengaku, dengan dibantu lima orang karyawan, setiap hari rata-rata membuat hingga 15 kilogram sehingga dalam satu bulan, kurang lebih hampir 1 kuintal obat herbal dibuat sesuai permintaan pembeli dari berbagai daerah di Indonesia.

"Pesanan dari mulut ke mulut. Orang datang ke sini (pesan) atau kami kirim ke luar kota. Juga dikirim ke luar provinsi," ujar dia.

Menurut dia, obat herbal itu mampu bertahan hingga empat bulan dan menggunakan bahan baku berkualitas dari ladang yang dipersiapkan secara khusus.

Pihaknya kerja sama dengan petani untuk budi daya tanaman herbal dengan luasan puluhan hektare di area Gunung Kelud (1.731 meter di atas permukaan laut) di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri serta ladang di Kabupaten Blitar.

"Untuk bahan tidak ada kesulitan, karena tanam sendiri. Ginseng merah juga tanam sendiri, serai hitam juga. Ada dua kebun di tempat kami, di Gunung Kelud dan wisata toga bumi Blitar," kata dia.

Ia juga beberapa kali diundang dinas kesehatan terkait dengan tanaman herbal. Untuk itu, dirinya berharap masyarakat juga memanfaatkan obat herbal untuk berbagai macam sakit dan tidak selalu menggunakan obat kimia, karena kandungan yang dipastikan aman untuk tubuh.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini