Tak Gratis, Kalbe Farma Pastikan Harga Vaksin GX-19N Lebih Murah

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 09 Juli 2021 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 320 2438296 tak-gratis-kalbe-farma-pastikan-harga-vaksin-gx-19n-lebih-murah-bSsmA8kgh2.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Kalbe Farme Tbk, menyatakan vaksin GX-19N untuk Covid-19 yang akan diproduksi tidak diberikan secara gratis. Artinya, untuk memperoleh vaksin besutan emiten farmasi Indonesia tersebut, masyarakat harus merogoh kocek.

Meski demikian, manajemen Kalbe Farma belum menetapkan berapa harga vaksin GX-19N itu. Sebab, saat ini proses uji klini 2b/3 masih akan dilakukan perusahaan.

"Untuk harganya sendiri saat ini kita belum bisa memberikan harga yang pasti karena masih dalam proses pengembangan," ujar Direktur, Kalbe Farma, Sie Djohan, Jumat (9/7/2021).

Baca Juga: Kalbe Farma Akan Terima 10 Juta Vaksin Covid-19 dari Produsen Korsel

Djohan menegaskan, pihaknya akan berusaha menetapkan harga vaksin GX-19N di bawa harga rata-rata vaksin Covid-19 yang sudah digunakan saat ini. Proses itu akan dikoordinasikan dengan perusahaan bioteknologi Genexine, Korea Selatan.

Vaksin GX-19N sendiri merupakan hasil kerja sama Kalbe dengan Genexine. Saat ini, Kalbe telah mengantongi izin uji klinik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga: Warga Pinggiran Jangan Takut Kehabisan Vaksin dan Bansos Ya! Ini Perintah Luhut

"Kita akan berusaha semaksimal mungkin bekerja sama dengan Genexine, kita ingin pastikan harga yang kita tawarkan nanti tentunya tidak lebih mahal dari vaksin-vaksin yang saat ini sudah dipakai," kata dia.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, deoxyribonucleic acid (DNA) vaksin GX-19N memiliki potensi yang sangat baik untuk memberikan proteksi terhadap berbagai varian Covid-19. Bahkan, kemungkinan proteksi dalam jangka waktu yang lebih lama.

"Keamanan untuk vaksin GX-19N dilihat juga sangat baik karena tidak menggunakan viral vector dan adjuvant,“ ujar Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu.

Kementerian Kesehatan pun berharap semua tahapan pengembangan vaksin dapat diikuti dengan baik, sehingga vaksin dapat digunakan dengan aman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini