Digitalisasi Jadi Peluang UMKM Tumbuh di Masa Pandemi

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 09 Juli 2021 22:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 320 2438332 digitalisasi-jadi-peluang-umkm-tumbuh-di-masa-pandemi-DLhNnCK4Yx.jpg Digitalisasi UMKM Jadi Peluang Kemajuan Pelaku Usaha. (Foto: Okezone.com)

Apa upaya UMKM agar dapat bertahan saat pandemi? Pelaku UMKM dan pemilik usaha kopi asal Palembang Beskabean Coffee Roastery Hendra Susanto mengaku pandemi Covid-19 memukul usahanya yang bergerak di bidang F&B (food and beverages). Untuk mengantisipasi penjualan yang terjun bebas, Hendra berinisiatif membuka toko online di Tokopedia. Awalnya terasa sulit karena toko dia belum dikenal luas oleh konsumen.

“Namun pelan-pelan saya mencoba membuka inovasi dengan fitur-fitur yang tersedia di Tokopedia, agar produk lebih dikenal luas oleh publik. Sejak saat itu penjualan meningkat hingga sekarang,” ujar Hendra.

Agar pelaku UMKM tak terpuruk, kata dia, lokapasar (marketplace) bisa jadi jalan keluar kala pandemi. Meski diterpa pandemi, saat ini dia masih bisa bertahan dan mengelola 10 cabang dan mengalami peningkatan omzet.

“Harusnya di era pandemi ini kita mudah bangkit karena marketplace bisa mendorong penjualan lebih banyak dan bisa menjangkau kemana-mana,” jelas Hendra.

Sementara Regional Growth Expansion Senior Lead Tokopedia Ivander Wijaya mengatakan pihaknya memiliki inisiatif Hyperlocal, yaitu cerminan dari komitmen Tokopedia untuk mewujudkan pemerataan ekonomi secara digital.

“Tokopedia menyadari bahwa untuk mencapai misi mendorong pemerataan ekonomi, UMKM lokal memainkan peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Untuk itu, lewat inisiatif Hyperlocal, kami secara rutin mengadakan berbagai pelatihan dan pendampingan erat kepada UMKM di daerah-daerah lewat webinar dan gathering online, yang menjadi wadah untuk saling bertukar informasi,” ujar Ivander.

“Hal itu kami lakukan karena ketika kami cek, salah satu kendala yang dialami UMKM ketika masuk ke platform digital adalah kurang memaksimalkan fitur-fitur dan akses yang sebenarnya sudah tersedia. Padahal UMKM dapat memanfaatkan fitur-fitur tersebut, UMKM bisa cek harga yang kompetitif, serta harga barang di kategori mereka,” tambahnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini