Covid-19 Masalah Ramai-Ramai, Luhut Minta Pengusaha Penuhi Hak Pekerja

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 320 2440064 covid-19-masalah-ramai-ramai-luhut-minta-pengusaha-penuhi-hak-pekerja-jIGcwbvURn.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan menyebut bahwa mulai besok atau lusa, pemerintah akan melakukan pembagian beras untuk beberapa ribu orang yang sudah diidentifikasi TNI/Polri di daerah-daerah pinggiran. Sehingga dengan demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa tidak boleh ada masyarakat yang kelaparan.

"Penanganan Covid-19 memang tidak mudah dilakukan, tetapi kita berharap akhir minggu ini kita sudah lebih baik, dan di minggu depan sudah mulai menurun kalau kita disiplin menjaga jarak atau protokol kesehatan. Ini masih masalah yang sangat serius," ujar Luhut dalam pembacaan Deklarasi Gotong Royong Pengusaha dan Serikat Buruh/Pekerja secara virtual di Jakarta, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga: Selain Beras, 300.000 Paket Obat Gratis Disebar ke Pasien Covid-19 Rabu Ini

Oleh karena itu, kata Luhut, dia meminta para pekerja dan pengusaha untuk bahu membahu bekerja sama, bukan hanya pemerintah. Karena, tidak ada satupun negara di dunia yang mengklaim mereka bisa mengatasi Covid-19.

Baca Juga: Menko Luhut Sebut Bakal Ada Paket Obat Covid-19 untuk Rakyat Miskin

"Anda lihat di AS sekarang sudah mulai naik, di Inggris naik, di Belanda naik, di Israel yang mengklaim mereka sudah immune, ternyata juga kena. Jadi, ini adalah masalah yang sangat complicated dan susah ditebak, karena gaya dari Covid-19 ini tidak terprediksi," ungkap Luhut.

Maka dari itu, sekali lagi, dia meminta para pekerja dan pengusaha bergotong royong dalam PPKM Darurat ini, terutama dalam segi penerapan protokol kesehatan karena kuncinya bukan obat bukan vaksin semua, tetapi protokol kesehatan.

"Kita harus paralel berjalan seiring perkembangan kedepan, semua ini butuh pengorbanan dari kita semua, dari para pengusaha saya minta agar bisa mengatur tenaga kerja, apalagi yang terkena 50% maximum staff. Sementara yang 100% WFH, saya minta pengusaha penuhi hak-hak pekerja, saya paham betapa beratnya bagi para pengusaha, tetapi ini masalah kita rame-rame bersama," tegas Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini