Program Sejuta Rumah Jalan Terus meski Corona Menghadang

Antara, Jurnalis · Rabu 14 Juli 2021 08:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 470 2440313 program-sejuta-rumah-jalan-terus-meski-corona-menghadang-A7NjiXwE4k.jpeg Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede juga menilai BTN layak untuk mendapat PMN dikarenakan bank plat merah tersebut konsisten mendukung program pemerintah dalam pembiayaan rumah rakyat.

Hingga saat ini, BTN masih terus menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP. Jika program FLPP itu terus berjalan, lanjutnya, maka ekspansi kredit dari BTN diperlukan permodalan kuat.

"Di situ urgensinya. Apalagi mendukung program utama pemerintah dengan menyediakan perumahan," ujar Josua.

Menurut Josua, ancang-ancang PMN sebesar Rp2 triliun untuk BTN, akan efektif untuk memperkuat permodalan bank yang memang fokus pada sektor pembiayaan perumahan itu.

Pandangan senada juga disampaikan Presiden Direktur Center of Banking Crisis (CBC) Deni Daruri yang mengatakan strategi PMN untuk BTN akan memiliki daya ungkit terhadap pemulihan ekonomi nasional karena sektor properti merupakan tulang punggung perekonomian nasional.

"Efek domino dari sektor properti terhadap perekonomian, tidak perlu diragukan lagi. Kontribusinya terhadap pertumbuhan, cukup besar. Selain itu, sektor perumahan itu menyerap tenaga kerja yang luar biasa," ujar Deni.

Dari kalangan pengusaha properti, Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Paulus Toto Lusida pun mendukung pemberian PMN kepada BTN. Selanjutnya dia berharap, pemerintah memberikan proteksi terhadap sektor perumahan melalui pembebasan PPN dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Menurut dia, sektor properti punya peran strategis. Selain berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional, sektor ini menyerap sedikitnya 30 juta tenaga kerja.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini