Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendag ke AS Bahas Suplai dan Distribusi Vaksin

Aditya Pratama , Jurnalis-Kamis, 15 Juli 2021 |15:35 WIB
Mendag ke AS Bahas Suplai dan Distribusi Vaksin
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ke AS untuk memperkuat kerjasama terkait distribusi vaksin (Foto: Kemendag)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi membahas soal kerja sama suplai dan distribusi vaksin COVID-19 saat melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS). Lutfi meyakinkan berbagai pihak di AS bahwa kunci pemulihan ekonomi Indonesia adalah suplai dan distribusi vaksin.

“Prioritas Pemerintah Indonesia dalam penanganan pandemi COVID-19 adalah terjaminnya ketersediaan dan distribusi vaksin COVID-19. Mengupayakan terjaminnya ketersediaan dan distribusi vaksin akan menjaga kelancaran program vaksinasi dengan 208,2 juta target sasaran vaksinasi nasional," kata Mendag dilansir dari Antara, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga: 50 Juta Dosis Vaksin Pfizer Siap Masuk Indonesia Telah Kantongi Izin BPOM

Pernyataan itu disampaikan Mendag dalam forum bisnis “Indonesia-United States Trade and Investment Dialogue” yang menghadirkan puluhan pengusaha Amerika Serikat, termasuk produsen vaksin Pfizer dan Jhonson & Jhonson di Gedung KBRI Washington DC.

Lutfi menyampaikan, diperlukan vaksin sebanyak 426 juta dosis untuk menyelesaikan seluruh vaksinasi COVID-19 di akhir tahun 2021. Untuk itu, kerja sama semua pihak dalam penanganan COVID-19 sangat diharapkan.

Baca Juga: Perusahaan Masih Antre, Menaker Minta Vaksinasi Gotong Royong Dipercepat

Diketahui, varian baru COVID-19 jenis delta menyebabkan peningkatan secara eksponensial pasien COVID-19 di dalam negeri. Selain Pfizer dan Jhonson & Jhonson, vaksin jenis mRNA diharapkan dapat menjadi solusi Indonesia melawan varian delta tersebut.

Upaya dan kerja keras Lutfi mendapatkan suplai vaksin dari Amerika Serikat ini terus dilakukan secara maraton.

Bersama Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan CEO Indonesia Investment Authority (INA) Ridha Wirakusumah, Lutfi menggelar pertemuan dengan Managing Director of Development Policy and Partnership Bank Dunia Mari Elka Pangestu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement