Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS Sebut Ketimpangan di Perkotaan Makin Lebar

Antara , Jurnalis-Kamis, 15 Juli 2021 |17:24 WIB
BPS Sebut Ketimpangan di Perkotaan Makin Lebar
Ketimpangan di Perkotaan Lebar (Foto: Okezone)
A
A
A

Menurut Margo, penurunan rasio gini nasional disebabkan oleh penurunan angka penduduk miskin pada Maret 2021 karena perekonomian mulai pulih dari dampak COVID-19.

BPS mencatat presentase penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2021 sebesar 10,14 persen atau turun 0,05 persen dibandingkan September 2020 yang sebesar 10,19 persen.

Pada Maret 2021, lanjut dia, BPS mencatat DI Yogyakarta sebagai provinsi dengan ketimpangan tertinggi yang terlihat dari rasio gini, yaitu sebesar 0,441.

Selain Yogyakarta, terdapat lima provinsi lain dengan nilai rasio gini yang lebih tinggi dibandingkan nasional, yaitu Jawa Barat (0,412), Jakarta (0,409), Gorontalo (0,408), Papua (0,397), dan Sulawesi Tenggara (0,390).

Sementara itu, provinsi Bangka Belitung memiliki nilai rasio gini paling rendah atau pengeluaran penduduknya paling merata dibandingkan provinsi lain, dengan nilai 0,256.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement