PPKM Darurat Diperpanjang atau Tidak, Luhut: 2-3 Hari Lagi Diumumkan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 19:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 320 2442226 ppkm-darurat-diperpanjang-atau-tidak-luhut-2-3-hari-lagi-diumumkan-zyKTKZwXKA.jpg Menko Luhut soal Perpanjangan PPKM Darurat atau Tidak. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah masih mengevaluasi rencana perpanjangan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM). Keputusannya pun akan diumumkan Presiden Joko Widodo.

"Apakah PPKM diperpanjang akan dilaporkan dua hari, tiga hari ke depan akan diumumkan resmi," kata Luhut dalam video virtual, Sabtu (18/7/2021).

Baca Juga: Konsisten PPKM Darurat, Luhut: Kasus Covid-19 Turun Butuh 14-21 Hari

Kata dia, ada dua indikator yang menjadi evaluasi PPKM Darurat, yakni penambahan kasus dan bed occupancy rate (BOR) rumah sakit. Menurutnya, saat ini indikator penambahan kasus dan bed occupancy rate mulai membaik.

PPKM Darurat sendiri dimulai sejak 3 Juli 2021. Seharusnya, PPKM Darurat berakhir pada 20 Juli 2021.

PPKM darurat awalnya dilaksanakan di Jawa-Bali. Dalam perjalanannya, pemerintah menyatakan ada 15 daerah lain yang melaksanakan PPKM darurat di luar Jawa dan Bali.

Baca Juga: Menko Luhut: Saya Minta Maaf Penanganan PPKM Darurat Belum Optimal

"Kita harus lihat duku untuk masa transisi PPKM darurat," tandasnya.

Sementara itu, untuk bantuan sosial (bansos), pemerintah memberi tambahan sebesar Rp 39,19 triliun. Luhut mengatakan tambahan bansos ini untuk diberikan oleh masyarakat.

"Bantuan itu meliputi pertama pemberian beras Bulog 10 kg untuk 18,9 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Kedua bantuan sosial tunai 10 juta KPM. Ketiga pemberian tambahan ekstra 2 bulan untuk 18,9 juta KPM sembako," kata.

Dia merinci bansos tambahan untuk 5,9 juta KPM usulan, drngan anggaran untuk kartu pra kerja senilai Rp 10 triliun, dan juga subsidi listrik rumah tangga untuk 450 volt dan 900 volt diperpanjang 3 bulan sampai Desember 2021.

"Selanjutnya perpanjangan subsidi kuota internet bagi siswa mahasiswa guru dosen selama 6 bulan, dan juga subsidi (siaran terputus) listrik libur panjang sampai Desember 2021," bebernya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini