IHSG Awal Pekan Berpotensi Menguat pada Level 6.032-6.108

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 07:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 278 2442661 ihsg-awal-pekan-berpotensi-menguat-pada-level-6-032-6-108-51stcZPCi5.jpg IHSG Menguat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini diprediksi melanjutkan penguatan. Pergerakan IHSG hari ini di kisaran 6.032-6.108.

Menurut Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, pergerakan IHSG terkonfirmasi kuat diatas bearish trend line dengan peluang lanjutan penguatan menguji resistance secara teknikal. Indikator Stochastic dan RSI bergerak pada signal positif dengan momentum yang relatif bullish.

"Indikator MACD terkonsolidasi dengan arah histogram yang positif memberikan indikasi penguatan lanjutan diawal pekan. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi bertahan dijalur penguatannya dengan support resistance 6.032-6.108," ujar Lanjar dalam risetnya, Senin (19/7/2021).

Baca Juga: PPKM Darurat, IHSG Sepekan Melesat ke Level 6.072

Adapun saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal, di antaranya; AALI, ADHI, ADRO, ASII, BBNI, BBTN, HRUM, MNCN, SMRA, TINS, INCO.

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 25,76 poin atau 0,43 persen ke level 6.072 dengan pergerakan yang cenderung optimis sejak awal sesi perdagangan. Saham ARTO (+5.3%), TLKM (+1.3%), BBRI (+0.8%), ASII (+1.5%) dan SMGR (+4.4%) berhasil menjadi leader penguatan diakhir pekan.

Baca Juga: 4 Fakta IHSG Menguat, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp7.202 Triliun

IHSG mampu menutup pekan dengan penguatan meskipun mayoritas indeks saham di Asia tertekan. Indeks sektor energy (+1.55%) dan Industri (+1.00%) memimpin penguatan secara sektoral. Investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar Rp72,02 miliar dengan saham BBRI, INCO dan ASII yang menjadi top net buy value investor asing.

Leader:

ARTO, TLKM, BBRI, ASII, SMGR

Laggard:

EMTK, SMMA, TPIA, FREN, ICBP

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi memulai pekan dengan cukup berat di tengah kekhawatiran tentang percepatan inflasi dan Minyak akan menjadi fokus setelah OPEC dan sekutunya mencapai kesepakatan untuk meningkatkan pasokan global. Futures turun di Jepang, Australia dan Hong Kong. Indeks S&P 500 turun untuk minggu pertama dalam empat minggu.

Komoditas energy hingga logam mayoritas naik dimana Harga Minyak mentah West Texas Intermediate naik 0,2% menjadi $71,81 per barel, Batubara Newcasle naik 2.42% menjadi 127.20 per mton, Timah naik 1.68% dan Nikel naik 1.87%.

Secara sentimen IHSG berpotensi menguat terbatas terbebani bursa saham regional dan kepercayaan investor terhadap iklim investasi emergin market ditengah lonjakan inflasi AS dan angka kasus covid-19 yang masih tinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini