Idul Adha di Tengah Pandemi, Sandiaga Uno: Semangat Jangan Surut, Harapan Tetap Dijaga

Selasa 20 Juli 2021 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 20 320 2443313 idul-adha-di-tengah-pandemi-sandiaga-uno-semangat-jangan-surut-harapan-tetap-dijaga-fof5tYBQwz.jpg Menpar Sandiaga Uno Maknai Hari Raya Idul Adha di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memaknai Idul Adha sebagai hari raya yang sangat spesial karena dirayakan di tengah tantangan Indonesia melawan virus corona.

"Kita doakan keluarga, sahabat, dan tetangga kita yang telah mendahului karena covid, bagi Warga Isoman yakinlah di balik kesulitan akan ada kemudahan," ujar Sandiaga Uno, dikutip dari Antara, Selasa (20/7/2021).

Baca Juga: Idul Adha, Pasokan Hewan Kurban 1,7 Juta Ekor Dipastikan Cukup

Sandiaga Uno berharap Idul Adha 1442 H mampu memperkokoh pilar persatuan umat, menyiapkan pilar kebangkitan ekonomi umat, serta meneguhkan semangat keadilan sosial.

"Karena itu, mari kita gunakan kesempatan idul kurban ini untuk berbagi dengan saudara yang terdampak pandemi ini," lanjut Sandiaga.

Baca Juga: Makna Idul Adha bagi Sri Mulyani di Tengah Covid-19: Tabungan Pahala

Pada momentum Idul Adha ini Sandiaga bersama jajarannya berusaha menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan memastikan kebangkitan ekonomi yang menurutnya tinggal menunggu waktu.

“Saat ini kita memang sedang berada di tengah keprihatinan. Tetapi semangat jangan surut. Harapan harus tetap dijaga,” ucapnya.

Sandi pun berbagi 1.000 hewan kurban dengan bersinergi bersama tokoh agama, ormas Islam, pondok pesantren, lembaga pendidikan, serta 18 pimpinan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Islam kepada masyarakat di 17 provinsi di Indonesia.

Berbagi 1.000 hewan kurban tersebut dilakukan dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM darurat yang berdampak pada ekonomi warga.

Dalam kesempatan itu Sandi juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas pengorbanan semua pihak, khususnya para medis yang bekerja di garis terdepan. Mulai dari dokter, perawat, apoteker, petugas ambulans, petugas pemakaman dan tenaga medis lainnya yang bekerja keras selama pandemi, mengutamakan keselamatan orang lain bahkan berkorban jiwa dan raga.

“Selain itu rasa terima kasih mendalam juga saya sampaikan untuk para pelaku usaha, pedagang yang membatasi jam operasionalnya, serta pegawai yang bekerja di rumah, demi membantu mengurangi beban rumah sakit dan fasilitas kesehatan,” terangnya.

Sebanyak 1.000 hewan kurban itu dibagikan ke 17 provinsi mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Selatan, Sulawesi utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi tenggara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sumatera Utara, Riau, NTT, dan NTB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini