Sri Mulyani Habiskan Rp10,6 Triliun Beli Vaksin Covid-19

Antara, Jurnalis · Rabu 21 Juli 2021 18:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 320 2443951 sri-mulyani-habiskan-rp10-6-triliun-beli-vaksin-covid-19-yALugUH4Cc.jpg Realisasi belanja vaksin covid-19 capai Rp10,6 triliun (Foto: Freepik)

JAKARTA - Realisasi belanja pemerintah untuk pengadaan vaksin Covid-19 telah mencapai Rp10,6 triliun untuk 53,9 juta dosis per 19 Juli 2021.

“Kalau kita lihat realisasi pengadaan anggaran yang dipakai membeli vaksin mencapai Rp10,6 triliun atau untuk pembayaran 53,9 juta dosis,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dilansir dari Antara, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: Vaksin Moderna dan Pfizer Mampu Cegah Terkena Covid-19 hingga 90%

Sementara itu, Sri Mulyani menuturkan sebanyak 58,79 juta dosis vaksin COVID-19 telah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia meliputi 42,34 juta dosis pertama dan 16,45 juta dosis kedua.

Kemudian, untuk supply vaksin yang telah dirilis hingga 19 Juli 2021 mencapai 78 juta dosis termasuk vaksin hibah dan telah didistribusikan sebanyak 73,68 juta dosis.

Baca Juga: Antibodi Alami vs Vaksin Covid-19, Mana Lebih Awet di Tubuh?

Ia melanjutkan, berdasarkan data dari Bea dan Cukai hingga 19 Juli 2021 telah ada impor vaksin COVID-19 sejumlah 143,66 juta dosis yang meliputi Sinovac dalam bentuk jadi sebanyak 3 juta dosis dan Sinovac dalam bentuk bulk 115,5 juta dosis.

Selanjutnya, Sinopharm dalam bentuk jadi sebanyak 6,25 juta dosis, Astra Zeneca dalam bentuk jadi sebanyak 14,9 juta dosis, dan Moderna dalam bentuk jadi sebanyak 4 juta dosis.

“Yang bulk seperti Sinovac tidak otomatis 100% menjadi vaksin jadi karena ada proses kehilangan dalam membentuknya menjadi vaksin jadi,” jelasnya.

Sri Mulyani menegaskan akan terus melakukan akselerasi vaksinasi untuk mencapai 2 juta dosis per hari pada Agustus 2021 dengan memperbanyak pos pelayanan vaksinasi yang bekerja sama dengan TNI, Polri, organisasi masyarakat, serta dunia usaha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini