Menko Luhut: Testing dan Tracing Bakal Dilakukan di Perumahan Padat Penduduk

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Rabu 21 Juli 2021 20:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 320 2444001 menko-luhut-testing-dan-tracing-bakal-dilakukan-di-perumahan-padat-penduduk-iPXZ5TNiJ1.jpg Tracing dan testing covid-19 akan diperbanyak (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan peningkatan testing, tracing covid-19 dan memperbanyak pusat-pusat isolasi di daerah padat penduduk. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, hal ini merupakan perintah Presiden Jokowi.

Baca Juga: Sri Mulyani Habiskan Rp10,6 Triliun Beli Vaksin Covid-19

“Kami akan finalkan itu, bagaimana kita akan langsung testing dan tracing di perumahan-perumahan padat penduduk di aglomerasi seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Solo Raya, Semarang, Malang Raya, seperti itu. Begitu kita lakukan testing, kalau ada yang positif langsung dibawa ke karantina. Di karantina, perawatan obat ada, dokter ada, segala macam,” ujarnya dalam konferensi pers Tindak Lanjut Arahan Presiden RI terkait Perkembangan Terkini Penerapan PPKM Darurat, Rabu (21/7/2021).

Sehingga, lanjut dia, dengan penerapan testing dan tracing di perumahan-perumahan padat penduduk menjadikan tingkat memburuk pada pasien covid varian delta bisa semakin rendah. Seperti halnya di Wisma Atlet, angka kematian sangat rendah dibandingkan pasien dirumah saja.

Baca Juga: Vaksin Moderna dan Pfizer Mampu Cegah Terkena Covid-19 hingga 90%

“Terutama teman-teman kita yang rumahnya yang agak-agak padat penduduk, saya kira tingkat penyebaran sangat tinggi. Sehingga ini tujuannya untuk memutus transmisi varian delta ini,” jelas Luhut.

Luhut menegaskan pihaknya akan mulai melakukan testing dan tracing secara masif dalam waktu dekat. Dalam jangka waktu itu pihaknya akan melakukan evaluasi sehingga apabila sampai tanggal 26 Juli nanti sudah berjalan dengan baik maka testing, tracing, dan vaksinasi akan lebih ditekankan.

“Kita akan mulai satu-dua hari ini dan akan kita lakukan secara masif. Sehingga waktu nanti pelonggaran pada tanggal 26 kalau semua berjalan baik, maka yang kita tekankan adalah testing, tracing, dan vaksinasi itu akan berjalan paralel. Karena dari data yang kita dapat, DKI kita lihat yang meninggal karena Covid yang sudah di vaksin itu angkanya sangat rendah,”ucap Luhut.

Dia berharap kita semua menyadari masalah vaksin ini satu hal yang penting tak terkecuali testing-tracing supaya dari awal penderita Covid sudah dapat dideteksi sehingga bisa di perlakukan dengan baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini