Tegas, Menko Luhut Minta Jangan Ada Data Fiktif Penerima Bansos!

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 05:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 320 2445174 tegas-menko-luhut-minta-jangan-ada-data-fiktif-penerima-bansos-4lTJlnlJ90.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melibatkan PT Pos Indonesia dan jaringan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk penyaluran bantuan sosial tunai dan bantuan beras dari Bulog di masa PPKM.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta dalam penyaluran bansos jangan ada data penerima fiktif.

"Mohon kepada Dinas Sosial dan Pemerintah Daerah untuk memanfaatkan kesempatan ini agar tidak terjadi manipulasi data penerima bansos. Saya pikir penyiapan data, pengecekan data, verifikasi data itu betul-betul supaya jangan sampai ada data fiktif yang menerima bantuan," pinta Luhut merespons masalah penyaluran bansos seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jakarta.

Baik PT Pos Indonesia dan jaringan bank Himbara menyampaikan bahwa saat ini penyaluran bansos kepada masyarakat sudah dimulai. Namun, mereka menyampaikan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dan sembako kepada para keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah-wilayah membutuhkan waktu dan harus dibantu oleh pemerintah daerah dalam konteks untuk penyaluran dan proses verifikasi.

Baca Selengkapnya: Peringatan Keras Menko Luhut: Jangan Ada Data Fiktif Penerima Bansos!

 

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini