Luhut Bujuk Pasien Covid-19 Lansia dan Komorbid Dirawat di Tempat Isolasi Terpusat

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 26 Juli 2021 18:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 26 320 2446315 luhut-bujuk-pasien-covid-19-lansia-dan-komorbid-dirawat-di-tempat-isolasi-terpusat-kPqVVfxXQs.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus koordinator PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Solo Raya dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta masih meningkat.

Menko Luhut mengimbau agar pemerintah daerah melakukan sosialisasi ke warga agar dapat menempati isolasi terpusat yang telah disediakan.

“Saya minta kepada TNI dan Polri agar dapat membujuk pasien-pasien khususnya lansia dan penderita yang memiliki penyakit komorbid (penyerta) agar dirawat di isolasi terpusat sehingga dapat dipantau dan mendapatkan pasokan oksigen yang cukup,” kata Luhut melalui pernyataan yang diterima MNC Portal, Senin (26/7/2021).

Menko Luhut mengusulkan beberapa langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menekan angka kematian. Pemerintah daerah harus memastikan kepada warga yang tidak layak untuk melakukan isolasi mandiri agar dibawa ke lokasi isolasi terpusat.

Baca Juga: PPKM Level 4, Menko Luhut Pastikan Ekonomi Rakyat Kecil Bisa Berjalan

“Khususnya di Solo Raya, Walikota Solo, Gibran Rakabuming mengatakan bahwa isolasi terpusat masih memiliki ruang besar dengan kapasitas 1700 tempat tidur, namun baru terisi sebanyak 402 tempat tidur. ini terjadi, lantaran warga yang terdampak Covid-19 lebih memilih untuk isolasi mandiri di rumah,” paparnya.

Selanjutnya, penegakan aturan PPKM level 4 dinilai perlu diberlakukan untuk wilayah Solo Raya. Hal ini disebabkan tren kasus dan positif rate yang cukup tinggi.

Baca Juga: Boleh Makan di Tempat Maksimal 20 Menit, Luhut Minta Jangan Banyak Ngobrol!

“Sementara itu, di Provinsi DI Yogyakarta tren kasus positif sudah menurun seiring dengan penurunan mobilitas dan aktivitas masyarakat yang terjadi dalam dua minggu terakhir. Namun, saat ini pemerintah akan fokus pada penanganan angka kematian,” ungkapnya.

Menyambung, Walikota Gibran menjelaskan, BOR Solo Raya tinggi karena menampung banyaknya pendatang yang dirawat di Solo. Ia juga meminta proses vaksinasi di daerah sekitar Solo agar dipercepat untuk menekan laju angka kasus.

“Tanpa penguatan di hulu, kapasitas respon di sektor hilir akan full dan menyebabkan peningkatan angka kematian,” tandasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini