Share

Penguatan IHSG Didorong Sentimen Positif di Amerika Serikat

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Selasa 27 Juli 2021 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 278 2446577 penguatan-ihsg-didorong-sentimen-positif-di-amerika-serikat-fzNBozTxJt.jpg IHSG Menguat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan pagi ini. IHSG menguat 0,51% dan berada di level 6.137.

Menurut Head of Business Development PT FAC Sekuritas Indonesia, Kenji Putera Tjahaja, kondisi market di Amerika Serikat terus mencetak rekor beberapa hari ke terakhir dan diharapkan memberi dampak positif bagi IHSG. Adapun hal tersebut terjadi, karena diimbangi dengan adanya perbaikan angka kasus Covid-19 di Amerika.

Baca Juga: IHSG Menghijau, Pagi Ini Dibuka Naik ke 6.049

“Amerika sendiri seperti kita tahu mencetak rekor terus-terusan. Nah ini diimbangi dengan perbaikan angka Covid di sana walaupun sempat ada gelombang-gelombang berikutnya. Tetapi Pemerintah Amerika Serikat (AS) cukup baik menanganinya,” ujarnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (27/7/2021).

Lanjut Kenji, adanya switching juga turut mendorong pergerakan market di Amerika. Selain itu, ditambah dengan adanya berbagai stimulus yang diberikan dari sektor banking hingga konsumsi.

Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat, Naik 31 Poin ke Level 6.137

“Jadi banyak orang switching dari saham cyclical ke saham consumer yang sifatnya lebih depresif. Dan juga di-support oleh stimulus-stimulus yang diberikan dari sektor banking sampai konsumsi. Sehingga, membuat market mereka kuat,” tutur dia.

Sementara itu, dia mengatakan, dari market Asia kasus Covid-19 masih menjadi sentimen utama yang mungkin masih menahan pergerakan indeks.

“Dari Asia menurut saya masih sama, yakni masih sentimen Covid-19 yang kedatangan gelombang-gelombang kedua dan bahkan gelombang ketiga di beberapa negara Asia. Tentu ini masih jadi sentimen utama,” kata Kenji.

Lebih lanjut, Kenji menjelaskan, resistance IHSG masih berada di level 6.150 – 6.160. Menurutnya, dengan diberlakukan PPKM Level 4 sangat berpengaruh bagi pergerakan indeks.

“PPKM Level 4 ini diperpanjang sampai 2 Agustus, kita lihat nanti setelah itu kebijakannya akan seperti apa. Saya rasa itu sangat berpengaruh untuk bisa mendongkrak atau bahkan menahan indeks. Kalau dari saya sendiri masih resist di 6.150 – 6.160 dan semoga kita harapkan bisa tembus,” jelas dia. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini