Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gawat! Limbah Medis Covid-19 Capai 18.460 Ton, Berbahaya dan Beracun

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 28 Juli 2021 |14:15 WIB
Gawat! Limbah Medis Covid-19 Capai 18.460 Ton, Berbahaya dan Beracun
Limbah Medis Covid-19 (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengumumkan ada 18.460 ton limbah medis berbahaya yang berasal dari penangangan Covid-19 di Indonesia hingga 27 Juli 2021.

Menteri KLHK Siti Nurbaya mengatakan, limbah medis berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), Rumah Sakit Darurat (RSD), wisma untuk isolasi/Karantina Mandiri uji deteksi maupun vaksiknasi.

Baca Juga: Begini Potret Petugas Jemput Limbah Medis Pasien Covid-19 di Ragunan

 

Berdasarkan data daerah yang masuk ke KLHK, limbah medis yang dimaksud adalah: infus bekas, masker bekas, pile vaksin (botol kecil vaksin), jarum suntik, face-shield, perban, APD, sarung tangan, alat PCR, antigen, dan alkohol pembersih swab.

"Itulah yang disebut dengan limbah medis beracun dan berbahaya," ujar Siti Nurbaya usai Rapat Terbatas secara virtual, Rabu (28/7/2021).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement