Share

Sri Mulyani Tambah 6 Perusahaan Pemungut Pajak Digital

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 04 Agustus 2021 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 320 2450846 sri-mulyani-tambah-6-perusahaan-pemungut-pajak-digital-fejrlgt2On.jpg Pajak Digital (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menunjuk enam perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai Pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektonik (PMSE) atas produk digital yang dijual kepada pelanggan di Indonesia.

Enam pelaku usaha tersebut yakni Shutterstock, Inc., Shutterstock Ireland Ltd., Fenix International Limited, Bold LLC, High Morale Developments Limited, dan Aceville Pte Ltd.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu Neilmaldrin Noor mengatakan degan penambahan enam perusahaan tersebut, maka pemungut PPN PMSE yang telah ditunjuk DJP menjadi 81 badan usaha.

Baca Juga: Sri Mulyani: Indonesia Butuh Rp3.779 Triliun Atasi Perubahan Iklim

"DJP terus melakukan pengawasan secara intensif kepada Pemungut PPN PMSE," kata Neil di Jakarta, Rabu (4/8/2021).

Baca Juga: Cerita Sri Mulyani Hadapi Tantangan Ekonomi, dari Krisis 1998 hingga Covid-19

Pemungutan PPN PMSE ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan kesetaraan berusaha (level playing field) bagi semua pelaku usaha khususnya antara pelaku di dalam negeri maupun di luar negeri, serta antara usaha konvensional dan usaha digital.

DJP mengapresiasi langkah-langkah proaktif yang dilakukan sejumlah perusahaan yang telah ditunjuk sebagai pemungut PPN. DJP juga terus menjalin komunikasi dengan sejumlah erusahaan lain yang menjual produk digital luar negeri kepada konsumen di Indonesia.

Sehingga diharapkan jumlah perusahaan yang ditunjuk sebagai Pemungut PPN produk digital akan terus bertambah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini