Relaksasi PPnBM, Penjualan Mobil Meroket 758%

Antara, Jurnalis · Kamis 05 Agustus 2021 19:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 320 2451549 relaksasi-ppnbm-penjualan-mobil-meroket-758-EneLLmumFy.jpg Relaksasi Pajak Dorong Penjualan Mobil. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Relaksasi pajak pada sektor otomotif berupa Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah Ditangggung Pemerintah (PPnBM-DTP) menstimulus peningkatan penjualan mobil pada triwulan II 2021. Tercatat pertumbuhan penjualan mobil melonjak 758,68% bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Secara khusus saya juga melihat dari sektor perdagangan mobil, sepeda motor, dan reparasinya juga mengalami kenaikan sebesar 37% ini seiring dan sejalan," ujar Menperin Agus Gumiwang, saat menghadiri konferensi pers Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2021 secara virtual, dikutip dari Antara, Kamis (5/8/2021).

Baca Juga: 5 Tren Mobil Masa Depan, Kendaraan Tanpa Pengemudi

Industri otomotif menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Dengan adanya kebijakan relaksasi pajak otomotif, peningkatan penjualan mobil dan motor mulai terlihat pada triwulan II-2020.

Diketahui, penjualan mobil pada kuartal II 2020 sebesar 24.040 unit. Angkanya kemudian meningkat pada triwulan I-2021 di mana penjualan kendaraan roda empat mencapai 187.030 unit. Penjualan terus mengalami peningkatan hingga pada triwulan II 2021 yang mencapai 206.440 unit.

Baca Juga: Kemendag: Industri Otomotif Sumbang Devisa Terbesar Kelima

Sedangkan untuk penjualan sepeda motor pada triwulan II 2020 mencapai 313.630 unit. Kemudian meningkat menjadi 1,29 juta unit pada triwulan I 2021 dan 1,16 juta unit pada triwulan II 2021 atau meningkat 268,64 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini