Selamat Tinggal! Lays hingga Cheetos Berhenti Produksi Bulan Ini

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Jum'at 06 Agustus 2021 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 06 278 2451857 selamat-tinggal-lays-hingga-cheetos-berhenti-produksi-bulan-ini-pxvXc0kaZb.jpg Lays hingga Cheetos Tak Lagi Diproduksi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membeli 49% saham Pepsico di IFL. Akibatnya, PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) akan menghentikan produksi, pengemasan, pemasaran, penjualan, dan pendistribusian produk PepsiCo di Indonesia pada Agustus 2021.

Diketahui, Pepsico telah menyetujui penjualan saham minoritas di IFL kepada ICBP. Hal ini sekaligus menyelesaikan hubungan kemitraan yang telah berjalan dengan sukses selama 30 tahun.

Baca Juga: Indofood CBP, Produsen Mi Instan Milik Miliarder Salim Terbitkan Global Bond

"Selanjutnya IFL akan menghentikan produksi, pengemasan, pemasaran, penjualan dan pendistribusian produk PepsiCo di Indonesia pada bulan Agustus 2021," tulis Pepsico dalam keterangan resminya, Jumat (6/8/2021).

Untuk periode tiga tahun sejak Agustus 2021, PepsiCo dan afiliasinya sepakat untuk tidak memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan atau mendistribusikan produk makanan ringan yang bersaing dengan produk IFL di Indonesia.

Baca Juga: Laba Indofood Naik 23% Jadi Rp1,72 Triliun di Tengah Covid-19

Akan tetapi, Indonesia memiliki prospek industri makanan ringan yang kuat dan pasar Indonesia akan terus menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan jangka panjang bagi Pepsico. Selain itu, juga akan terus menawarkan produk Quaker Oat di Indonesia.

"Kami berharap dapat kembali lagi ke pasar Indonesia dengan produk kami seperti Lays, Doritos dan Cheetos sesegera mungkin, untuk kembali menciptakan lebih banyak senyuman di setiap tegukan dan setiap gigitan," ujar Pepsico.

Adapun, emiten dengan kode saham ICBP itu telah membeli seluruh saham milik PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) yang dimiliki Fritolay Netherlands Holding BV (Fritolay) yang terafiliasi dari PepsiCo Inc sebesar 49 persen saham senilai Rp494 miliar.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham perseroan (ICBP) dalam IFL bertambah menjadi 99,99% dari total seluruh saham yang diterbitkan oleh IFL. Sebelumnya ICBP memiliki 51% saham IFL. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini