Share

Pasar Boleh Buka, Kenapa Pusat Perbelanjaan Dibatasi?

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Minggu 08 Agustus 2021 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 08 320 2452600 pasar-boleh-buka-kenapa-pusat-perbelanjaan-dibatasi-zpU8oOOzua.jpg Pasar Boleh Buka, Kenapa Mal Dibatasi? (Foto: Okezone)

JAKARTA - Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) berharap pemerintah membuka sektor perekonomian secara normal dengan protokol kesehatan yang ketat.

Namun, permintaan sambil menunggu keputusan PPKMM level 4 yang berakhir besok. Belum diketahui PPKM level 4 akan turun level atau diperpanjang lagi.

โ€œKita berharap segera buka sektor perekonomian dengan normal. Khususnya kita yang berdagang di pusat perbelanjaan kita juga melihat aktivitas berjual beli di pasar tradisional juga boleh dan kami juga berharapkan demikian dan tidak menambah keparahan di perdagangan kami,โ€ kata Dewan Hippindo Tutum Rahanta saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (8/8/2021).


Baca Juga: Menko Luhut Sebut Kegiatan Ekonomi Bisa Dibuka Bertahap Mulai September

Menurutnya, di kawasan pusat perbelanjaan atau mal pihaknya yakin bahwa pelaku usaha sudah mematuhi protokol kesehatan dengan baik.

โ€œYa semoga ini terakhir kali (PPKM) Kami pun selama ini bukan menjadi atau tidak memunculkan isu tentang virus covid-19 kita justru paling taat dan patuh dengan protokol kesehatan. Kami harap seluruh elemen masyarakat bisa dilonggarkan lebih luas lagi,โ€ katanya.

Dia menjelaskan, penerapan protokol kesehatan serta vaksin terus digenjot oleh pihak pengelola pusat perbelanjaan dan asosiasinya agar pandemi ini tidak meluas lagi.

โ€œJika diperpanjang pemerintah harus melihat konsekuensinya banyak perusaahan yang tidak kuat menanggung bebannya, kalau diperpanjang lagi bisa jadi PHK dan yang dirumahkan akan melakukan efisiensi karyawan hingga penutupan gerai,โ€ katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini