Di sisi pengeluaran, menurut data bank sentral, pertumbuhan didorong oleh pengeluaran sektor swasta yang lebih tinggi dan aktivitas perdagangan yang kuat.
"Namun, berdasarkan penyesuaian musiman kuartal-ke-kuartal, ekonomi mencatat penurunan 2%, terbebani oleh langkah-langkah penahanan yang lebih ketat," kata Gubernur bank sentral Nor Shamsiah Mohd Yunus.
Dia mengatakan langkah-langkah pengetatan membebani pertumbuhan, kemampuan beradaptasi yang lebih besar terhadap pembatasan dan dukungan kebijakan yang sedang berlangsung sebagian telah mengurangi dampaknya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.