Share

BI Siapkan Kado di Hari Kemerdekaan Indonesia, Apa Ya?

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 17 Agustus 2021 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 320 2456820 bi-siapkan-kado-di-hari-kemerdekaan-indonesia-apa-ya-IiuaaACacP.jpg BI Siapkan Kado untuk Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) meluncurkan Standar Nasional Open API Pembayaran dan Pra Resmi QRIS Antarnegara di tengah perayaan HUT ke-76 RI hari ini.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, ini merupakan aksi menyatukan langkah, sinergi, dan inovasi untuk negeri. Peluncuran ini juga ditujukan untuk merayakan Hari Kemerdekaan yang ke-76 Republik Indonesia.

"Dirgahayu Indonesia! Indonesia pulih! Itulah makna yang harus kita tegakkan. Ayo bangkit, sehat, dan optimis!," ujar Perry di Jakarta, Selasa (17/8/2021).

Baca Juga: Gubernur BI: Dengan Optimisme, Perekonomian Akan Pulih

Menurutnya, peluncuran standar ini merupakan hadiah terindah untuk negeri.

"Inilah kado terindah untuk merayakan kemerdekaan kita, kita sajikan untuk masyarakat kita supaya lebih baik, dan juga kemajuan industri, kemajuan kita bersama. Inilah bukti-bukti nyata bahwa kita terus menyatukan langkah, sinergi, inovasi untuk negeri kita melalui digitalisasi," ungkap Perry.

Dia mengatakan, sudah 17 bulan lebih Indonesia menghadapi pandemi Covid-19 yang penuh makna, penuh permasalahan kesehatan, kemanusiaan, dan kehidupan yang penuh misteri.

"Mari kita renungkan makna pandemi ini, pesan-pesan Tuhan yang ingin disampaikan kepada kita agar kita menjadi umat dan bangsa yang maju ke depannya," tambah Perry.

Baca Juga: Generasi Muda Ditantang Jadi Investor Domestik

Dia menyebut, ada 3 pesan Tuhan yang ingin disampaikan dalam pandemi ini. Pertama, semakin dekat dengan Tuhan agar bisa maju dan sejahtera. Bahkan, ada masalah yang tidak mampu diatasi manusia, dan banyak misteri yang unknown, hanya Tuhan yang memahami.

"Kedua, ayo kita bangkit. Ayo lebih kuat, lebih tangguh! Pandemi ini meminta kita untuk bersinergi membangun negeri sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing dalam setiap posisi yang kita emban. Ekonomi kita sudah mulai ada perbaikan, mari kita terus perkuat agar ekonomi ini lebih tangguh dan tumbuh," tegas Perry.

Pesan ketiga adalah membangun optimisme bahwa hari esok lebih baik, bahwa Tuhan selalu akan memberikan kemudahan, kebaikan, dan keberkahan dari setiap kesulitan dan permasalahan. "Yakinkan itu! Mari kita optimis, tumbuh, dan bangkit untuk membangun optimisme itu. Mari kita sebar optimisme itu bagi diri kita, pimpinan, keluarga, dan masyarakat," tukas Perry.
Sambung dia mengatakan, salah satu pesan penting pandemi adalah inovasi dan digitalisasi. Tuhan memberikan pikiran dan badan yang kuat, serta manusia selalu melakukan perubahan, transformasi, dan inovasi. 
"Di 17 Agustus 2019 kita sudah luncurkan QRIS, dan mempersiapkan digitalisasi tanpa mengetahui sebelumnya akan ada pandemi, ini menjadi game changer. Ini membantu masyarakat, ekonomi, dan keuangan dalam bertransaksi," pungkas Perry.

Pesan ketiga adalah membangun optimisme bahwa hari esok lebih baik, bahwa Tuhan selalu akan memberikan kemudahan, kebaikan, dan keberkahan dari setiap kesulitan dan permasalahan. "Yakinkan itu! Mari kita optimis, tumbuh, dan bangkit untuk membangun optimisme itu. Mari kita sebar optimisme itu bagi diri kita, pimpinan, keluarga, dan masyarakat," tukas Perry.

Sambung dia mengatakan, salah satu pesan penting pandemi adalah inovasi dan digitalisasi. Tuhan memberikan pikiran dan badan yang kuat, serta manusia selalu melakukan perubahan, transformasi, dan inovasi. 

"Di 17 Agustus 2019 kita sudah luncurkan QRIS, dan mempersiapkan digitalisasi tanpa mengetahui sebelumnya akan ada pandemi, ini menjadi game changer. Ini membantu masyarakat, ekonomi, dan keuangan dalam bertransaksi," pungkas Perry.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini