Share

Inflasi Rendah, Jokowi: Bisa Saja Daya Beli Masyarakat Turun akibat Pembatasan

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Rabu 25 Agustus 2021 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 320 2460849 inflasi-rendah-jokowi-bisa-saja-daya-beli-masyarakat-turun-akibat-pembatasan-r5YUvJkM1U.jpg Jokowi soal Daya Beli (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan kepada semua pemangku kepentingan untuk waspada terhadap turunnya daya beli masyarakat di tengah terjaganya tingkat inflasi sebesar 1,52% year on year.

"Kita juga tahu bahwa inflasi yang rendah bisa juga bukan hal yang menggembirakan karena bisa saja ini mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas dan mobilitas," kata Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Baca Juga: Jokowi ke Tim Pengendali Inflasi: Jaga Stok dan Harga Pangan!

Jokowi meminta agar para pembuat kebijakan di tingkat daerah dapat memperhatikan keseimbangan dalam hal kesehatan dan ekonomi pada kuartal III-2021.

"Kita juga harus waspada dan hati-hati, mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi, mengatur rem dan gas penyebaran covid tetap harus kita kerjakan harus bisa kita kendalikan, dan masyrakat yang rentan harus bisa kita lindungi," ucap Jokowi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Jokowi meyakini bahwa peningkatan daya beli masyarakat dapat menggerakan mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

Lebih jauh, meski berada di tengah ketidakpastian, Jokowi mengapresiasi perbaikan perekonomian negara yang semakin membaik.

"Kita wajib bersyukur meskipun kita masih menghadapi ketidakpastian. Perekonomian negara kita semakin membaik tetapi tetap kita harus menjaga kewaspadaan," tukas Jokowi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini