Rencana Kenaikan Cukai Rokok, Ekonom: Untuk Tambah Penerimaan Negara

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Sabtu 28 Agustus 2021 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 320 2462579 rencana-kenaikan-cukai-rokok-ekonom-untuk-tambah-penerimaan-negara-lFdJvq4ybu.jpg Rencanan Kenaikan Cukai Rokok Tahun Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan tarif cukai rokok atau cukai hasil tembakau (CHT) pada tahun ini. Rencananya, pengumuman kenaikan tarif cukai rokok akan dilakukan setelah Undang-Undang APBN 2022 diketok.

Menurut Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah, kenaikan tarif cukai rokok ditujukan untuk menaikkan penerimaan pemerintah di tengah situasi pandemi.

Baca Juga: Reformasi Kebijakan Fiskal, Simplifikasi Tarif Cukai Tembakau Begitu Kompleks

“Kenaikan cukai ditujukan oleh pemerintah untuk menaikkan penerimaan pemerintah di tengah rendahnya penerimaan pajak akibat pandemi,” katanya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, di Jakarta, Sabtu (28/8/2021).

Namun, kenaikan cukai rokok ini diproyeksi tidak akan mengurangi jumlah konsumsi rokok. Bahkan, kebijakan ini justru akan menambah beban masyarakat bawah.

Baca Juga:  Kenaikan Tarif Cukai Rokok Akan Diumumkan Oktober 2021

“Kenaikan cukai rokok diperkirakan tidak akan mengurangi konsumsi rokok. Oleh karena itu, justru akan menambah beban masyarakat bawah. Untuk itu kebijakan kenaikan cukai ini seharusnya dikembalikan ketujuan utamanya, yaitu mengendalikan konsumsi rokok,” jelas dia.

Lanjutnya, kenaikan cukai rokok seharusnya diikuti dengan peraturan yang ketat terkait larangan merokok di sembarang tempat. Adapun selama ini peraturan yang ada banyak dilanggar oleh masyarakat.

“Kenaikan cukai rokok seharusnya diikuti dengan pengetatan pelaksanaan aturan larangan merokok di sembarang tempat. Selama ini Perda yang mengatur tempat merokok banyak dilanggar. Seharusnya ini ditegakkan secara maksimal,” tegas Piter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini