JAKARTA - Kasus Covid-19 di Indonesia mulai turun. Hal ini membuat mobilitas di Jawa dan Bali meningkat dengan adanya pelonggaran pada beberapa wilayah dengan PPKM level 3.
Akan tetapi, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengkahwatirkan adanya kemacetan di daerah Puncak Kabupaten Bogor yang bisa membuat kasus Covid-19 melonjak.
"Kasus Covid-19 kita sudah mulai mereda meskipun Presiden mengingatkan ini tidak untuk kita kemudian lengah. Penurunan kasus harian kita 13.482, kemarin hari Sabtu-Minggu katanya di puncak terjadi kemacetan total dan lain-lain, kita khawatir," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (30/8/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani Tak Jamin Ekonomi Bisa Pulih jika Covid-19 Masih Gentayangan
Menuurtnya, vaksinasi menjadi penting untuk mendorong ketahanan masyarakat dari covid-19. Apalagi ke depannya dimungkinkan pandemi akan berubah menjadi endemi. Di samping itu adalah penguatan protokol kesehatan dan testing serta tracing.
Baca Juga: 5 Fakta Sri Mulyani Yakin Bisa Bayar Utang Rp6.554 Triliun
"Semua mengatakan bahwa ini pandemi akan menjadi endemi, hanya gimana negara mendesain. Apa triggernya ini menjadi endemi atau kasus gak hilang begitu saja dan ancaman bagi jiwa diminimalir, ini menjadi perjunangan untuk kita sekarang ini," bebernya.
Dia menambahkan pemerintah terus mengakselerasi vaksinasi dari covid-19. Pekan ini vaksinasi secara nasional ditargetkan bisa mencapai 100 juta dosis.
"RI sekarang di 96,5 juta. Menurut Menkes (Budi Gunadi Sadikin) nanti akan diupayakan Minggu ini tembus 100 juta dan sekarang termasuk di negara di atas 100 juta vaksinasinya," jelasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.