Share

IHSG Berpotensi Menguat pada Akhir Perdagangan Agustus

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 31 Agustus 2021 07:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 278 2463639 ihsg-berpotensi-menguat-pada-akhir-perdagangan-agustus-z3skts6McM.jpg IHSG Menguat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan hari ini. Indeks akan tetap berada di pola teknikal.

Menurut  Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, pergerakan optimis dengan konfirmasi rebound pada level support MA200 mewarnai pola teknikal IHSG diawal pekan. IHSG kembali terpantau kuat di atas level rata-rata 20 hingga 50 harinya. Sehingga arah pergerakan kembali optimis dengan trend yang positif menuju resistance selanjutnya.

Baca Juga: Proyeksi IHSG Pekan Depan Investor Diminta Hati-hati, Ini Alasannya

Meskipun demikian pergerakan momentum cenderung menekan diarea dekat overbought. Indikator MACD bergerak terkonsolidasi pada area middle dengan histogram yang beranjak kezona positif memberikan indikasi dorongan penguatan lanjutan.

"Sehingga secara teknikal diperkirakan IHSG bergerak kembali menguat diakhir bulan Agustus 2021," ujar Lanjar dalam risetnya, Selasa (31/8/2021).

Baca Juga: Fakta IHSG Sepekan, Nilai Transaksi Harian Turun 16,58%

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 103,54 poin atau 1,71 persen ke level 6.144 dengan sektor industri (+3.41%), Infrastruktur (+2.45%) dan Material Dasar (+2.39%) memimpin penguatan indeks sektoral. Kekhawatiran atas taper tantrum yang agresif hilang setelah the Fed menyatakan akan melakukannya dengan hati-hati dan bertahap. Investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar Rp567, 68 miliar. Saham ASII, BBRI, INKP, TLKM dan ICBP menjadi top net buy value investor asing.

Leader:

BBRI, ASII, TLKM, BMRI, BBCA

Laggard:

SMMA, SLIS, MASA, EDGE, DMMX

Sementara itu, Bursa Asia terlihat siap untuk bergerak stabil diakhir bulan agustus 2021 karena investor menilai penguatan yang dipimpin oleh saham-saham teknologi di AS dan eskalasi terbaru dalam tindakan keras peraturan China terhadap perusahaan swasta.

S&P 500 kembali mencapai level tertinggi ke-12 sepanjang masa pada bulan ini pasca saham-saham teknologi pemimpin penguatan dan komentar terukur the Fed tentang kemungkinan pengurangan stimulus serta kenaikan suku bunga.

Harga minyak menguat akibat kerusakan akibat badai Ida dan investor terfokus pada pertemuan OPEC+ dalam kesepakatan pasokan minyak. Selanjutnya investor akan menanti data PMI Manufaktur dan sektor jasa di Tiongkok dan cenderung akan berhati-hati dalam menutup bulan Agustus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini