Kasus Covid-19 Turun, Sri Mulyani Pastikan Ekonomi Bisa Pulih Merata

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 31 Agustus 2021 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 320 2463851 kasus-covid-19-turun-sri-mulyani-pastikan-ekonomi-bisa-pulih-merata-QYrwkKgwZx.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memgambil langkah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ketat dilakukan selama bulan Juli. Kemudian dilanjutkan pada bulan Agustus dengan melakukan penyesuaian sesuai dengan kondisi penurunan kasus covid-19 di berbagai wilayah.

Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pertumbuhan ekonomi akan segera pulih merata. Hal ini dikarenakan, PPKM telah membuat kasus Covid-19 turun.

"Mesin pertumbuhan ekonomi akan merata pulih. Bulan Agustus hingga Oktober nanti momentum pemulihan terjaga kinerja ekonomi kuartal ketiga bisa pulih," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (31/8/2021). 

Baca Juga: Puncak Macet Total, Sri Mulyani Khawatir

Tercapainya kondisi demikian kata Sri Mulyani berkat kerja sama antara masyarakat dan pemerintah dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan. Termasuk buah dari masifnya program vaksinasi massal.

"Ini menggambarkan masyarakat dan pemerintah, kalau sama-sama dengan protokol kesehatan dengan terus meningkatkan vaksinasi, kita mampu kendalikan ini dan kegiatan ekonomi sosial masyarakat ini jadi mudah dan relatif untuk dikendalikan ke kondisi normal," imbuhnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Antisipasi Dampak Tapering Off terhadap Rupiah

Dia menambahkan tanda-tanda pertumbuhan ekonomi yang pesat di sejumlah negara, dan berharap kinerja perdagangan internasional bisa segera pulih. Tentunya dengan jaminan adanya berbagai stimulus yang dilakukan masing-masing negara. Sebab dunia masih dihantui ketidakpastian yang bergantung pada kebijakan perekonomian di setiap negara.

"Tahun ini diharapkan bisa ada pemulihan, tapi ada jaminan dengan stimulus berbagai negara karena dihadapkan ketidakpastian, karena ini ditentukan perekonomian sebuah negara," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini